oleh

Berkerumunan Disaat Acara Finalis Pemilihan Ogek dan Uti di Subulussalam

 

Subulussalam, baranews co |  Sejak pandemi Covid-19 melanda dunia, termasuk Indonesia, “protokol kesehatan” menjadi semacam salah satu syarat dalam berbagai aktivitas masyarakat.12/10/2021

Protokol kesehatan merupakan aturan dan ketentuan yang dibentuk dengan tujuan agar masyarakat tetap dapat beraktivitas secara aman dan tidak membahayakan keamanan atau kesehatan orang lain saat pandemi Covid-19.

Salah satu aturan protokol kesehatan, yaitu menjaga jarak. Dengan kata lain, orang harus menghindari kerumunan atau kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan untuk mencegah penularan Covid-19.

Selain itu, orang-orang diwajibkan memakai masker dan menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan.

Namun lain hal- nya dengan Acara Pemilihan Grand Finalis Duta Ogek dan Uti membuat acara kerumunan di malam hari, yang berdekatan dan tidak membatasi Tamu yang hadir sehingga acara di padati oleh kaum melenial muda.

Sebagaimana diatur dalam undang-undang pepres dilarang tentang membuat acara tentang berkerumunan ditengah melanda Covid-19.

Saat awak media menelusuri mengenai tong cuci tangan dan Hand sanitizer diduga tidak ada, dan pembagian masker untuk tamu tidak terlihat, sehingga 70% yang memakai masker 30℅tidak memakai masker ujarnya”. Rekanan tim

Terlihat walikota dan SKPK menghadiri acara Pemilihan Duta Ogek dan Uti saat acara puncak pemilihan Duta kota subulussalam sambil membagikan Piagam bagi pemenang yang akan dibawa ke provinsi . Tutupnya”

Raja,salman

News Feed