oleh

Benar Bupati Sarkawi Hadiri Rapat Forum KKA Saat Demo APSBM Berlangsung

Bener Meriah. Baranewsaceh.co – Forum KKA adalah sebuah wadah berhimpunnya para Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota dan para pimpinan DPRK beserta Anggota Kabupaten dan Kota se- Aceh yang berdiri pada tanggal 9 Maret 2008 di Banda Aceh. Begitu juga halnya dengan Bupati Tgk. Sarkawi turut serta mengikuti rapat kegiatan tersebut di Hotel Hermes Palace Banda Aceh.

Pernyataan tersebut di sampaikan oleh Kabag Humas Pemkab Bener Meriah Wahidi lewat pesan whatshapnya saat media ini mempertanyakan keberadaan Bupati Bener Meriah Tgk Sarkawi saat ratusan petani dan pedagang sayur melakukan aksi demo di gedung DPRK Bener Meriah. Selasa (28/01).

Menyahuti terkait adanya aksi demo yang di lakukan oleh para petani dan pedagang sayur yang tergabung dalam APSBM. Bupati Bener Meriah melalui Kabag Humas Wahidi menyampaikan.

“Saya saat ini yang menjalankan amanah sebagai Bupati yang berasal dari rakyat kecil biasa. Apa saja yang membawa kemaslahatan kepada rakyat, kepada petani, tentu akan saya pertimbangkan dengan baik” Kita di Bener Meriah sumber PAD yang kita milik sangat terbatas. Adapun sumber yang paling besar berasal dari retribusi dan galian C. Semua itu digunakan untuk pembangunan daerah.

Bupati Tgk Sarkawi juga menjelaskan. Semua Bupati baik yang terdahulu maupun yang akan datang pasti akan menghadapi problema yang sama yaitu menyangkut keterbatasan sumber PAD. “Insya Allah kita akan putuskan masalah ini dengan cermat untuk kemaslahatan Bener Meriah. Jelasnya.

Disisi lain Kabag Humas Wahidi juga menyampaikan penjelasan Bupati Sarkawi terkait latar belakang berdiri atau terbentuknya Forum KKA, yang pada intinya adalah untuk membangun sinergitas, harmonisasi dan kerjasama pemerintah antar Kabupaten dan Kota dengan pemerintahan Provinsi Pemerintah Pusat dan Asosiasi Pemerintahan daerah lainnya yang saling memberikan manfaat bagi peningkatan pelayanan publik, jelasnya.

Sementara agenda yang dibicarakan dalam rapat tersebut adalah membahas kelanjutan tuntutan Kabupaten Kota tentang dana Otsus Aceh pasca 2027, dan ini sangat erat kaitannya dengan hasil pertemuan dengan Presiden RI pada tanggal 21 Maret 2019 yang lalu di Jakarta.

Selanjutnya evaluasi terhadap program kegiatan Forum KKA tahun 2018 – 2019. Serta
Memberi masukan tentang prioritas program yang strategis dalam rencana kerja Forum KKA tahun 2020 Penguatan kapasitas Sekretariat Forum KKA. Serta membahas masa berakhirnya kepengurusan DPF Forum KKA 2014 – 2019. Rapat juga membahas sikap Kabupaten Kota terhadap kebijakan-kebijakan Pemerintah Aceh, dan hal-hal lain yang muncul didalam rapat.

Disisi lain Wahidi juga menyampaikan bahwa Bupati Sarkawi juga memberikan penjelasan terkait telah berakhirnya masa kepengurusan DPF Forum KKA 2014 – 2019. “Mengingat masa kepengurusan DPF FKKA periode 2014 -2019 sudah berkahir, maka dipandang dirasa untuk mengadakan rapat DPF FKKA untuk membahas kegiatan FKKA yang telah berjalan, sekaligus untuk membahas program kerja FKKA tahun 2020. Pungkasnya. (Dani)

News Feed