oleh

BaraJP Dorong Polres Gayo Lues Gandeng PPATK Untuk Tuntaskan Kasus Korupsi DSI

Baranewsaceh.co, (Gayo Lues) – Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP) Gayo Lues mendorong Unit Tipikor Satreskrim Polres Gayo Lues untuk menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menuntaskan kasus-kasus dugaan tindak pidana korupsi yang sedang ditangani Oleh Polres Gayo Lues salah satunya terhadap kasus dugaan korupsi makan minum karantina Hafizh tahun anggaran 2019.

“Saya rasa Polres Gayo Lues harus bekerjasama dengan pihak PPATK untuk menelusuri rekening koran dan transaksi khususnya dalam pengadaan makan minum karantina Hafizh tahun 2019 sebesar Rp 9 Miliar,dan kasus-kasus korupsi lainnya yang sedang ditangani,” ujar Norman Sembiring kepada Baranewsaceh,co Jumat (7/8/2020).

Penanganan perkara dugaan korupsi, peran PPATK sangat penting untuk menelusuri semua aliran dana, apakah ada pihak-pihak yang terlibat mencicipi aliran dana yang berpotensi menimbulkan kerugian negara.

Ditambahkan kembali Oleh Praktisi Hukum M Purba,SH kepada media ini bahwa didalam Pasal 33 ayat (2) Undang-Undang Nomor 25 tahun 2003 Tentang Tindak Pidana Pencucian Uang, bahwa dalam meminta keterangan dan Penyedia Jasa Keuangan mengenai harta kekayaan, setiap orang yang telah dilaporkan oleh PPATK maka terhadap penyidik, penuntut urnum, atau hakim tidak berlaku ketentuan undang-undang yang mengatur tentang rahasia bank dan kerahasiaan transaksi keuangan lainnya.
Hal ini sebagaimana amanah dalam pelaksanaan Undang-Undang nomor 25 tahun 2003 Tentang Tindak Pidana Pencucian uang, maka peranan PPATK sangatlah penting untuk mengungkap aliran dugaan kasus Korupsi kemana mengalir ini.

Untuk itu Praktisi Hukum ini berharap kepada penegak hukum Dirkrimsus Polda Aceh khususnya polres Gayo Lues bisa menggandeng PPATK dalam mengungkap aliran dana yang terindikasi merugikan keuangan negara.(RED)

News Feed