oleh

BaraJP Desak Satreskrim Tipikor Polres Gayo Lues Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi DSI

Baranewsaceh.co.(Gayo Lues)- Ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP) Norman Sembiring kembali mendesak Satreskrim Tipikor Polres Gayo Lues menelusuri dan mengusut tuntas pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan Kasus Korupsi makan minum karantina Hafizh tahun anggaran 2019 yang menelan anggaran kurang lebih 9 Milyar .

“Bahwa Semua yang terlibat dalam dugaan Kasus Korupsi itu harus diproses secara hukum, apabila ada keterkaitan bukti-bukti antara yang satu dengan yang lainnya yang turut serta menikmati hasil dari dugaan Korupsi tersebut” harus ditetapkan nantinya jadi tersangka,tegas Norman Sembiring,Kamis (06/08/2020).

Ketua BaraJP Gayo Lues ini, juga meminta penyidik untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh khususnya mulai dari perencanaan dan Pokja,terutama terhadap siapa saja yang terlibat harus diusut tuntas.

Selain itu, praktisi Hukum M Purba,SH tak lupa mengapresiasi atas kinerja Polri khususnya satreskrim Tipikor Polres Gayo Lues dalam mengungkap kasus dugaan korupsi ini walaupun belum ditetapkan Ter sangka kepada yang terlibat namun harus kita apresiasi penanganan Tipikor ini,apalagi tahapannya sudah sampai ekspos di BPKP provinsi Aceh dan tingggal menunggu beberapa proses lagi untuk mendudukkan perkara itu.ujarnya kepada Media ini.

“Selain memberikan apresiasi kepada Polri, khususnya kepada satreskrim Tipikor polres Gayo Lues saya juga mengingatkan kembali kepada penyidik Tipikor untuk tetap dalam menjalankan tugas sesuai tupoksinya,”Sebagaimana Kapolri Jendral Idham Aziz dalam meneruskan nawacita presiden Republik Indonesia yang dijabarkan dengan program prioritas Kapolri yakni program Promoter.

Dimana Promoter adalah singkatan dari Pro yakni Profesional, upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Polri berkualitas yang lebih berkualitas melalui peningkatan kapasitas pendidikan serta pelatihan dan melakukan pola-pola pemolisian berdasarkan prosedur baku yang sudah dipahami, dilaksanakan dan dapat diukur keberhasilannya.

Mo adalah Modern berarti melakukan modernisasi dalam layanan publik yang didukung teknologi sehingga semakin mudah dan cepat diakses oleh masyarakat termasuk pemenuhan kebutuhan almatsus dan alpakam yang semakin modern.

Dan Ter adalah Terpercaya yang bermakna melakukan reformasi internal menuju Polri bersih dan bebas KKN, guna terwujudnya penegakan hukum objektif, transparan, akuntabel dan berkeadilan.
Sebab program ini merupakan program prioritas Kapolri.

kita berharap bahwa kasus dugaan Korupsi ini harus benar-benar bisa diusut secara profesional tanpa adanya tekanan dari pihak manapun,tegas praktisi Hukum ini.(Red)

 

News Feed