oleh

Banjir Di Aceh Timur Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

 

IDI, Baranewsaceh.co |  Mendapat laporan adanya anak-anak hanyut dibawa arus banjir, Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM.Thaib, bersama unsur forkopimda dan Satgas BPBD menuju ke lokasi tenggelamnya seorang anak usia SMP di Gampong Masjid, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (5/12).

Tiga unit speedboad milik Polisi Airud Polres Aceh Timur dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, melakukan pencarian disekitar lokasi, baik sepanjang anak sungai hingga ke rawa-rawa maupun dalam area persawahan.

Selang tiga jam, korban hanyut bernama Lia Ramadani (14) yang tenggelam akibat diseret arus banjir berhasil ditemukan dalam persawahan di desa setempat atau sekitar 50 meter ke arah utara dari titik jatuh. “Berkat kerjasama semua pihak akhirnya korban sudah kita temukan, namun kondisinya sudah meninggal dunia,” ujar Bupati.

Dia juga berterimakasih kepada masyarakat yang sudah membantu melakukan pencarian terhadap korban tenggelam. Begitu juga dengan Satgas SAR dan BPBD serta unsur TNI/Polri. “Kami imbau anak-anak tidak bermain di lokasi banjir dan jangan keluar rumah, karena tinggi air dari permukaan tanah disejumlah kecamatan sangat berbahaya terhadap keselamatan anak-anak,” sebutnya.

Disisi lain, orangtua lebih hati-hati dan tidak membiarkan anak-anak keluar rumah, lebih-lebih rumah yang berada sepanjang pinggiran sungai. “Beberapa sungai saat ini sedang meluap, bahkan genangan air di sejumlah kecamatan berdampak terhadap warga yang mengharuskan untuk mengungsi,” sebut Hasballah.

Hadir dalam pencarian korban antara lain Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, Sekda Aceh Timur Ir. Mahyuddin Syech Kalad, M.Si, Kepala BPBD Aceh Timur Ashadi, MM, Kasatpol PP dan WH Teuku Amran, MM, Waka Polres Aceh Timur Kompol Warosidi, MH, dan unsur muspika setempat.

Terpisah Bupati bersama unsur forkopimda juga sudah menyerahkan sembako berupa beras, minyak, mi instan, gula dan telur serta roti unibis. Bantuan antara lain ke pengungsi di Desa Kp. Mesjid, Kecamatan Nurussalam, dan Kecamatan Ranto Peureulak.

“Kami imbau kepada Dinas Sosial dan BPBD segera salurkan bantuan ke seluruh titik pengungsian yang sudah membuka dapur umum,” tegas Bupati seraya berharap, banjir segera surut agar aktifitas masyarakat kembali normal di daerahnya. (Tim).