oleh

Pembekalan Bagi Usaha Mikro Kecil Strategis Kopi dan Kerawang Gayo

Takengon. Baranewsaceh.co – Dalam rangka mewujudkan serta memberikan motivasi bagi para pelaku usaha mikro kecil strategis yang ada di Kabupaten Aceh Tengah. Dinas Koperasi dan UKM Aceh, kembali melakukan pembekalan terhadap sejumlah Wira usaha muda yang bergerak di bidang usaha kopi dan usaha Kerawang Gayo. Adapun pembekalan yang di lakukan lebih berorientasi pada pengelolaan usaha, pengembangan usaha, serta hasil usaha yang akan dipasarkan.

Penjelasan tersebut di sampaika langsung oleh Syaid Insa Mustapa. SE.MM ahli Widyaiswara pada Dinas Koperasi dan UKM Aceh, pada saat memberikan materi dan pembekalan bagi wirausaha kecil stategis di Hotel Bayu Hill Takengon. Senin 12 November 2019.

Said Insa Mustapa juga menuturkan bahwa Ia merasa salut dengan bakat bisnis generasi milinial Aceh Tengah, yang sudah sangat jauh berubah, bila dibandingkan saat dia masih bertugas sebagai ASN di Kabupaten Aceh Tengah. Ini adalah sinyal positip bagi dunia usaha kecil menengah di Kabupaten Aceh Tengah, dan Provinsi Aceh. Jelasnya.

Begitu juga halnya dengan Arni Sari Lubis, S.S, Kabid Koperasi dan UKM Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Aceh Tengah saat dikonfirmasi Baranewsaceh.co juga kenyampaikan hal senada terkait perkembangan usaha mikro kecil strategis dan UKM di Kabupaten Aceh Tengah. “Pemkab Aceh Tengah terus berupaya untuk memberikan perhatian bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Hal ini dibuktikan dengan telah dijadikannya Kampung Bebesen sebagai Kampung Centra Kerawang Gayo di Kabupaten Aceh Tengah, melalui SK Bupati. Jelasnya.

Arni Sari Lubis juga menambahkan bahwa dunia usaha kecil menengah, juga terus tumbuh dan berkembang di Kabupaten Aceh Tengah. Hal ini di tandai dengan menjamurnya wirausaha muda yang terjun kedunia bisnis dengan aneka usaha dan produk unggulan. Untuk itu perlu adanya pembekalan bagi wirausaha pemula agar usahanya tumbuh dan berkembang, terutama menyangkut tata kelola yang baik, dengan demikian produk yang di hasilkan nantinya dapat dipasarkan di dalam dan luar negeri. Tentu semua harus melalui proses pengenalan marketing dan teknologi. Ia juga menjelaskan terkait pelaksanaan pembekalan. Pembekalan bagi Wira usaha berlangsung 2 hari dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang, yang terbagi dalam 2 kelompok usaha masing masing usaha kopi dan usaha Kerawang Gayo. Ungkapnya.

Disisi lain salah satu peserta pemula Salmiati dengan usaha “Ani Kerawang Gayo” yang beralamat di Uning Kecamatan Pegasing, turut mengucapkan terimakasih kepada Dinas Koperasi dan UKM Aceh, atas materi dan pembekalan yang telah di sampaika. Semoga langkah langkah dalam pengembangan usaha yang telah di sampaikan oleh pemateri dapat di terapkan dalam pengembangan usaha kedepan.pungkasnya. (DN).

News Feed