oleh

Antara BPK dan DPRK di Aceh Tenggara

*Sama-sama lembaga perwakilan rakyat

Oleh: Januar Pagar.M.Lubis

Tidaklah banyak masyarakat yang tahu, bahwa lembaga Badan perwakilan kute(BPK) atau yang disebut Badan Permusyawaratan desa(BPD) secara umum, dan Dewan perwakilan Rakyat Kabupaten(DPRK), adalah sama-sama institusi lembaga perwakilan rakyat, hanya saja tingkat dan tugasnya berbeda-beda.BPK bertugas di desa(kute), sedangkan DPRK di kabupaten.

Bila BPK dipilih dari dusun-dusun yang ada di desa di Aceh Tenggara, mewakili tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan keterwakilan perempuan, yang dihadiri oleh Imam Mukim kute.Dan, BPK bertugas untuk mengawasi dan menandatangani kinerja kepala desa(pengulu kute) sekali setahun, menciptakan peraturan desa(qanun desa) bersama Pengulu kute, dan menampung aspirasi dan laporan warga.

Sedangkan, anggota DPRK dipilih dan dicalonkan, dari Partai politik (Parpol), dalam pemilihan legislatif, dan mendapatkan suara mayoritas rakyat, sesuai dengan yang ditentukan oleh Komisi Independen pemilihan(KIP).

Nah, apakah sekarang BPK di desa, dan anggota DPRK di kabupaten, sudah maksimal bekerja untuk kepentingan masyarakat? Mari kita jawab dalam hati masing-masing.Dan, adakah masyarakat mengetahui tugas pokok dan fungsi kedua lembaga ini, dan mempergunakan corong ini, untuk menyampaikan keluhan, uneg-uneg, dan laporan menyangkut pemerintahan desa, dan kinerja pemerintah kabupaten! Mari kita selidiki dan renungkan bersama.

Penulis: Jurnalis media online Baranews.aceh

News Feed