oleh

Angin Kencang Robohkan Atap SD Negeri Gunung Jati Bener Meriah

Redelong. Baranewsaceh.co – Tiupan angin kencang yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Bener Meriah dalam 2 hari terakhir ini, selain menumbangkan sejumlah pohon pinus lintas Pondok Baru-Samar Kilang, juga menyebabkan rusaknya atap rumah beberapa penduduk serta bangunan sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah Sukur, S.Pd.,M.Pd kepada media ini menjelaskan sedikitnya ada sejumlah bangunan sekolah yang terdampak dan rusak tiupan angin kencang, diantaranya adalah robohnya atap 3 ruang kelas SD Negeri Gunung Jati Kecamatan Permata, Senin malam (3/8/2020.

“Saya baru saja kembali mengunjungi beberapa sekolah yang mengalami kerusakan akibat tiupan angin kencang yang melanda Bener Meriah dalam 2 hari terakhir, diantaranya kerusakan atap dan plafon Mess Guru SMP Negeri 6 Satu Atap Bandar, robohnya atap 3 ruang kelas di SD Negeri Gunung Jati, rusaknya atap dan plafon satu ruang kelas SD Negeri Bener Lukup II dan rusaknya atap satu ruang pada SMP Negeri 4 Bandar serta rusaknya atap satu ruang kelas pada SD Negeri 1 Puja Mulia”, jelas Kadis Pendidikan Bener Meriah ini di ruang kerjanya, Selasa (4/8/2020).

“Selain 5 sekolah yang sempat kami kunjungi tersebut ada juga kerusakan akibat tingginya intensitas tiupan angin ini, yakni robohnya atap dan plafon bangunan MCK SD Negeri Pantan Sinaku Kecamatan Pintu Rime Gayo yang dilaporkan oleh kepala sekolahnya Andika Saptariza via WA “, tambah Sukur.

Sementara itu untuk sejumlah sekolah yang mengalami kerusakan ringan, Kadis Pendidikan Bener Meriah ini langsung meminta Kepala Sekolah untuk langsung melakukan perbaikan, seperti kerusakan atap SMP Negeri 4 Bandar dan atap SD Negeri 1 Puja Mulia.

“Untuk yang rusak ringan seperti kerusakan atap pada SMP Negeri 4 Bandar dan atap SD Negeri 1 Puja Mulia ini langsung kita minta Kepala Sekolah untuk melakukan perbaikan, sementara yang rusak berat seperti robohnya atap dan plafon pada bangunan Mess Guru SMP Negeri 6 Satu Atap Bandar, bangunan 3 ruang kelas SD Negeri Gunung Jati dan 1 ruang kelas oada SD Negeri Bener Lukup II, kita minta pihak sekolah untuk dapat menyelamatkan dan mengamankan seluruh mobiler dan aset lainnya agar tidak rusak terkena hujan dan keamanan aset-aset sekolah”, jelas Sukur.

Seiring dengan masih tingginya intensitas tiupan angin di daerah penghasil kopi Arabika Gayo ini Sukur juga berpesan kepada seluruh kepala sekolah baik PAUD, TK, SD dan SMP se-Kabupaten untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap memantau kondisi sekolah masing-masing, walau sekolah masih diliburkan seiring dengan tingginya penularan Covid-19 akhir-akhir ini di Bener Meriah. (Dani)

News Feed