oleh

Ancam Jokowi dan Rencana Ledakkan Mako Brimob, Pemuda Asal Depok Ditangkap Polisi

Jakarta, Baranewsaceh.co – Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. mengatakan bahwa pelaku pengancaman Presiden Jokowi dan akan meledakkan Asrama Mako Brimob Kelapa Dua ditangkap polisi. Pengancaman diketahui dari percakapan WhatsApp Group ‘Silaturahmi’, Rabu (12/06/19).

“Tersangka diduga melakukan tindak pidana pengancaman terhadap Presiden Jokowi dan pengancaman hendak meledakkan Asrama Brimob Polri Kelapa Dua,” terang Karo Penmas Divisi Humas Polri, Rabu (12/6/19).

Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo menuturkan bahwa pelaku diamankan di kediamannya oleh Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada Selasa (11/6/2019) kemarin.

“Penangkapan terhadap tersangka YY dilakukan setelah pihak Kepolisian mendapatkan informasi adanya percakapan dalam sebuah WhatsApp Group ‘Silaturahmi’, yang berisi tulisan tersangka YY,” Jelas mantan Wakapolda Kalteng tersebut.

Mantan Kapolres Lumajang itu menuturkan kronologi pengancaman tersebut. Pelaku mengirimkan tulisan berupa ancaman terhadap Presiden dan akan meledakkan Mako Brimob Kelapa Dua pada tanggal 29 Juni.

“Dalam percakapan grup tersebut tanggal 9 Juni 2019, pukul 22.13 WIB, tersangka YY mengirimkan pesan yang berisi ‘Tanggal 29 Jokowi harus MATI’. Dan pada pukul 22.16 WIB, di hari yang sama, (pelaku) menuliskan ‘Tunggu diberitakan ada ledakan dalam waktu dekat ini di Asrama Brimob, Kelapa Dua sebelum tanggal 29’,” jelas Jenderal Bintang Satu tersebut.  (ng/sw/hy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed