oleh

Analisis Perbandingan Indeks Persentase Penduduk Miskin antara Kabupaten Aceh Timur Dan Kota Langsa

Nama : Khairul Husna
Nim : 4012019061
Sem /Unit : 5 / 1
Prodi : Perbankan Syariah
Mata Kuliah : Ekonomi Makro Islam

Kemiskinan merupakan masalah dalam pembangunan yang ditandai dengan pengangguran dan keterbelakangan yang kemudian meningkat menjadi ketimpangan. Kemiskinan merupakan masalah kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, antara lain tingkat pendapatan masyarakat, pengangguran, kesehatan, pendidikan, akses terhadap barang dan jasa, lokasi, geografis, gender, dan lokasi lingkungan. Kemiskinan terjadi karena kemampuan masyarakat pelaku ekonomi tidak sama, sehingga terdapat masyarakat yang tidak dapat ikut serta dalam proses pembangunan atau menikmati hasil-hasil pembangunan.

Dari grafik diatas dapat diketahui bahwa kedua garis tersebut menggambarkan bagaimana persentase Penduduk miskin selama 6 tahun terakhir yaitu dari tahun 2015-2020 yang ada di Kabupaten Aceh Timur dan kota Langsa yang dijadikan sebagai Kota pembanding.

Jika dilihat dari tabel diatas bahwa Kabupaten Aceh Timur memiliki indeks persentase Penduduk miskin yang lebih banyak dibandingkan dengan kota Langsa, pada tahun 2015 jumlah persentase miskin di Kabupaten Aceh Timur 15,86% sekitar 4,23% lebih banyak dibandingkan dengan kota Langsa yang berjumlah 11,67%,Tahun 2016 berjumlah 15,06% sekitar 4,45% lebih banyak dari kota Langsa yang mengalami persentase 11,09%, pada tahun 2017 persentase kemiskinan Aceh timur mengalami peningkatan lebih banyak sebesar 15,25% dibandingkan dengan kota langsa hanya 11,24%, Tahun 2018 dan 2019 persentase kemiskinan Kabupaten Aceh timur mengalami penurunan sebesar 1,29% dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan di tahun 2020 jumlah persentase kemiskinan Mengalami penurunan kembali menjadi 14,08% tetapi jauh lebih banyak dibandingkan dengan kota Langsa yang berpresentase 10,44%.

Penyebab dari kenaikan dan penurunan angka persentase kemiskinan bisa disebabkan oleh beberapa hal diantaranya yaitu:
Rendahnya pertumbuhan ekonomi
Rendahnya kualitas sumber daya manusia
Tingginya tingkat kemiskinan dan pengangguran
Terbatasnya investasi dan pendapatan asli daerah
Keterbatasan jumlah lapangan kerja, sehingga tidak mampu menampung seluruh pencari kerja.
Kebijakan pemerintah yang tidak tepat, yaitu pemerintah tidak mampu mendorong perluasan dan pertumbuhan sektor modern.
Rendahnya upaya pemerintah untuk melakukan pelatihan kerja guna meningkatkan skill pencari kerja
Jika terjadi perubahan rata-rata upah buruh atau hari dalam hal kenaikan upah maka akan dapat menurunkan tingkat persentase kemiskinan.

Dampak dari kemiskinan yang terjadi terhadap masyarakat diantaranya seperti adanya pandemi covid-19. pandemi covid-19 ini menyebabkan persentase kemiskinan semakin besar.Dampaknya terhadap masyarakat yang bekerja seperti terhambatnya produksi sektor jasa transportasi akibat kebijakan psbb dan anjuran untuk berdiam diri di rumah yang mana dapat terjadi penurunan pendapatan sehingga mengakibatkan berkurangnya lapangan pekerjaan penurunan upah dan penurunan produktivitas kerja.

Solusi untuk mengatasi kemiskinan ialah Pemerintah perlu meningkatkan program bantuan sosial, subsidi, dan memperkuat keamanan dalam mengatasi masyarakat yang miskin dan rentan ini,Oleh karenanya Intervensi pemerintah sangat diperlukan agar masyarakat miskin memiliki akses untuk meningkatkan pendapatannya dan mendapatkan banyak lapangan pekerjaan agar mengurangi ketimpangan pendapatan di masyarakat,dan juga memberikan bantuan subsidi dari pemerintah dalam bidang pendidikan dan kesehatan untuk masyarakat, sehingga seluruh golongan masyarakat dapat memiliki pendidikan dan kesehatan yang baik.

Dari analisis di atas dapat disimpulkan bahwa perbandingan Indeks Persentase kemiskinan Kabupaten Aceh Timur lebih tinggi dibandingkan dengan Kota Langsa,Hal ini disebabkan karena Tingginya tingkat pengangguran dan rendahnya pertumbuhan ekonomi masyarakat yang tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan dasarnya seperti kebutuhan pangan, sandang, tempat tinggal, pendidikan dan kesehatan yang layak.Dalam hal ini pemerintah perlu mewujudkan masyarakat yang mandiri,maju, adil, dan makmur di berbagai wilayah yang didukung oleh sumber daya manusia berkualitas agar dapat meningkatkan pendapatan lapangan usaha untuk mengurangi Tingginya tingkat kemiskinan.

News Feed