oleh

ANAK BUTUH NARASI !

Oleh : Iwan Ramadhan

Bener Meriah Baranewsaceh.co
Abad ke-20 merupakan abad persaingan dalam segala bidang khususnya sains dan tekhnologi. Semua kalangan dituntut dan dipaksa ikut dalam dorongan situasi saat ini dan dapat beradaptasi, baik itu ASN,Petani, Pengusaha, dll.

Tentunya semua hal ini dapat terlaksana apabila kualitas pendidikan kita dalam keadaan baik dan memiliki target dan program besar dalam menunjang pendidikan dimasa depan.

Pendidikan merupakan awal dari terbentuknya literasi dalam masyarakat , jika semua anak di daerah memiliki pendidikan dan akhlak yang baik maka literasi didaerah akan menunjang kualitas dari pada masyarakat . Saya kira dalam hal ini, saya ingin sedikit memberikan saran kepada seluruh guru khususnya yang berada di daerah-daerah terpencil di dataran tinggi gayo. Karena berdasarkan pengalaman pribadi saya beberapa sekolah di bener meriah kelas 4-5 SD ada yang belum dapat berhitung dan membaca bahkan ketika saya tanyakan cita-cita, diantara mereka menjawab dengan menggunakan bahasa gayo “aku mari sd pesantren, mari oya nyatok uke empus bang. Saya sebagai putera daerah cukup pilu mendengarkan jawaban ini. Saya ambil kesimpilan bahwa di pelosok daerah kabupaten perlu dan tidak hanya di pelosok juga di kota kabupaten perlu guru melalui dinas pendidikan menghimbau, MENGALAKKAN NARASI POSTIF pada anak.

Guru perlu membangun narasi yang baik bagi anak, menceritakkan tokoh yang dapat menjadi panutan agar supaya anak gemar belajar, dan tentunya memiliki cita-cita. Karena kita sadar bahwasanya pendidikan bukan hanya untuk masyarakat di kota tapi amanah UUD adalah untuk mencerdaskan seluruh anak bangsa . kalau ini tidak dilakukan saya bertanya. Apakah anak di pelosok bukan , anak-anak NKRI ? (Red).

News Feed