oleh

Aktivis Peduli Pendidikan Agara Sayangkan Ada Sekolah Swasta Diduga Fiktif

 

Kutacane, Baranewsaceh.co – Aktivis pendidikan di Aceh Tenggara menyayangkan ditemukannya 1 sekolah SMP swasta Diduga fiktif di wilayah Kecamatan Bukit Tusam.”

Mahli Husni,S.Pd kepada wartawan baraneews, Jum’at, mengatakan dengan adanya kasus ini, ke depan kepala daerah di kabupaten Aceh Tenggara harus lebih tegas dan ketat dalam melakukan pengawasan dan dalam pelaksanaan pendidikan serta pengajaran di setiap lembaga pendidikan sekolah dasar sampai tingkat sekolah menengah pertama.

“Diharapkan dengan peningkatan pengawasan tersebut dapat memberikan kesempatan bagi putra-putri Aceh Tenggara untuk menempuh pendidikan secara baik,” katanya.

Menurut dia, pihaknya juga mengharapkan instansi terkait, dalam hal ini Dinas Pendidikan dan kebudayaan kabupaten Aceh Tenggara dapat melakukan evaluasi sehingga proses belajar mengajar dapat lebih ditingkatkan kualitasnya.

“Dengan kejadian ditemukannya kasus dugaan fiktif ini pada tahun 2019 mereka curiga mungkin ada dugaan beberapa sekolah fiktif lain nya yang masih ada di aceh tenggara perlu di kroscek oleh bupati aceh tenggara .dan aktivis pendidikan tersebut meminta kepada bupati Aceh Tenggara agar mencopot Kadis Tersebut karna ketidak becusan dalam pengawasan di duni pendidikan kalo masih di pertahan kan jadi apa dunia pendidikan nantinya kedepan kita perlu perubahan di aceh tenggara .katanya.

Saat wartawan Baranews mengkonfirmasi melalui Whatsapp Jum’at 13 Maret 2020 kepada Kadis Pendidikan dan kebudayaan Bakhri Sahputra, S.pd M.si membenarkan adanya dugaan fiktif pada tahun 2019 pihaknya sudah menyurati SMPS dan sudah kita minta mengembalikan dana BOS tersebut SMP swasta tersebut ada etikat baiknya bahkan sudah dikembalikan katanya kepada wartawan .(BM)

 

News Feed