oleh

AIM : Plt Gubernur Jadilah Pemimpin Halal

Banda Aceh, Baranewsaceh.co – Di tengah euforia investasi India ke Sabang yang digembor-gemborkan Pemerintah Aceh melalui KADIN Aceh versi Makmur Budiman menimbulkan protes oleh Muzakkir Manaf. Menurut Muzakkir Manaf, Plt Gubernur telah mengadu domba dua pihak pengurus KADIN yang dualisme.
Muzakkir Manaf yang akrab disapa Mualem mengaku bahwa KADIN di bawah kepengurusannya lah yang telah membangun hubungan dengan kedutaan besar India dalam hal investasi Andaman dan Sabang.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Aceh Intellectual Movement, Irhas F. Jailani mengatakan, Plt Gubernur Nova Iriansyah lahir dari Pilkada Halal, jadi jangan kemudian melahirkan tindakan adu domba pada pengurus KADIN yang mengalami dualisme, ” ungkap Irhas kepada Baranewsaceh.co, Kamis, (15/8/2019).

Plt Gubernur seharusnya mengikuti nasehat Wali Nanggroe untuk sama-sama membangun Aceh, tanpa melihat etnis dan suku. Terlebih dualisme kepengurusan KADIN tidak boleh dilihat sebagai konflik yang tidak produktif. Malah dengan adanya dualisme Pemerintah Aceh bisa memanfaatkan jaringan kedua pengurus untuk membawa uang masuk ke Aceh, ” katanya.

“Perilaku adu domba ini tidak layak dilakukan oleh pemimpin sekelas Plt. Gubernur Aceh. Sejarah buruk bagi generasi masa depan Aceh yang akan meniru perilaku pemimpinnya. Setidaknya Nova Iriansyah harus membuktikan dirinya adalah pejabat yang kreatif dalam menyelesaikan masalah bukan menambah masalah, ” ujarnya.

“Apa yang dikatakan Mualem memang ada benarnya. Kita sudah dalam membangun Aceh bukan membangun KADIN, karena hakikatnya KADIN sudah diisi oleh kumpulan pikiran brilian yang ada di Aceh. Pengurus KADIN adalah kumpulan manusia Aceh kreatif yang bisa merangsang pertumbuhan dan pemerataan ekonomi melalui perdagangan dan industri.”

Kami mengusulkan Plt Gubernur Aceh untuk mengedepankan Politik Kreatif ketimbang Politik Adu Domba yang membuat keriuhan di Aceh. Keriuhan dan keributan ini membuat kita tidak produktif apalagi kreatif dalam artian positif, ” pungkas Irhas. (Adam)

News Feed