oleh

Ahmad Hasyimi Mengafresiasi Bimtek Aparatur Desa Se-Aceh Tenggara Dilaksanakan

Kutacane, Baranewsaceh.co | Ahmad Hasyimi als.Mimi petir Selian selaku pengamat kebijakan pemerintahan Desa mengatakan kepada awak media ini (23/10/2020 ) Kepala desa dan perangkatnya mempunyai tugas berat dalam menjalankan roda pemerintahan di tingkat desa. Saat ini, Desa di kabupaten aceh tenggara,selalu dituntut mampu mengelola anggaran pemerintah yang nilainya cukup besar.

Hasyimi menambahkan Sehingga Kades dan perangkatnya mesti lebih meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan berbagai kegiatan pelatihan ataupun bimbingan teknis (Bimtek). Termasuk kegiatan peningkatan SDM aparatur desa yang diselenggarakan bagi perangkat desa tahun 2020 dinilai sangat membantu dalam peningkatan kapasitas dan kemampuan perangkat desa dengan adanya pelatihan.

Hal itu diungkapkan oleh hasyimi desa Lawe Sagu Hilir Kecamatan lawe bulan di depan makam Pahlawan mengapresiasi dan mendukung kegiatan peningkatan SDM aparatur Desa sebagai Bimbingan Teknis (Bimtek) Desa se Aceh Tenggara di Hotel Santika Dyandra Kota Medan Sumatera Utara,Menurutnya, pelatihan peningkatan SDM Kades dan perangkat desa penting dilakukan karena sangat berdampak bagi kinerja pemerintahan desa. Pungkas Ahmad Hasyimi

“Hasil pelatihan dan bimbingan teknis yang dilakukan sangat terasa manfaatnya bagi perangkat desa dalam melaksanakan tugas-tugas administratif di desa dan peningkatan wawasan bagi perangkat desa, namun begitupun kepala desa dan perangkat y sudah melakukan Bimtek masih saja tetap tidak mengerti sama sekali tujuan Bimtek bererti bisa di katakan tidak mampu otak nya lagi menerima pelajaran dari Bimtek tersebut ”

Diakui oleh Hasyimi ,pelatihan Bimtek bagi perangkat desa sudah sesuai amanat Permendagri nomor 83 tahun 2015 dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa yang mendasar dalam penyelenggaraan pemerintahan Desa berpengaruh pada pola hubungan antara pemerintah daerah dengan pemerintah Desa,namun kalolah nantinya ada temuan dari tiem audit kegiatan bimtek tersebut itu kan yang bertanggung jawab pihak ke III,bukan kepala desa,kepala desa kan mendaftar sebagai peserta bimtek tersebut.

“Oleh karenanya , diharapkan melalui adanya Bimtek aparatur desa, harus terus dilakukan secara berskala layaknya kepada aparatur perangkat Desa,dan Badan Permusyawaratan kute (BPK )juga sangat perlu di Bimtek kan untik kedepannya” tutupnya.

Terpisah wartawan BaraNiws konfirmasi dengan Sekretaris Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), Zul Kenedi, dia mengatakan dalam pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) aparatur pemerintah Desa se-Agara yang berlangsung di Hotel Santika Dyandra, Medan, Sumatera Utara, tetap menggikuti Protokol Kesehatan Covid-19, hal ini diungkapkan pada Minggu (23/10/2020).

Kata dia, peserta Bimtek itu sebelum memasuki ruangan di wajibkan untuk mencuci tangan, memeriksa suhu tubuh,dan memakai masker serta menjaga jarak dalam ruangan saat Bimtek berlangsung.(BM)

News Feed