oleh

Aceh Tenggara Tempatkan Dua Ekor Kuda di Babak Final

Takengon Baranewsaceh. co –  Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Kabupaten Aceh Tenggara ikut ambil bagian dalam even pacuan kuda dalam rangka HUT RI ke 74 di lapangan HMG Belang Bebangka Takengon. Sebelumnya pada perhelatan pacuan kuda di kabupaten Gayo Lues, kabupaten Aceh Tenggara juga sudah ikut ambil bagian dengan menyertakan beberapa ekor kuda dalam even bergengsi yang di gelar di lapangan pacuan kuda Buntul Nege, Belang Kejeren.

Arjun (40) koordinator kuda pacu asal kabupaten Aceh tenggara (Agara) saat di temui di depan tribun panitia. Sabtu (31/08) kepada Baranewsaceh. co menyebutkan. Kabupaten Aceh Tenggara mengirimkan 5 ekor kuda. Kendati dengan jumlah kuda yang sangat sedikit bila di bandingkan dengan kabupaten lainnya. Akan tetapi kabupaten Aceh Tenggara berhasil menempatkan 2 (dua) ekor kuda di babak final yang akan di gelar pada hari minggu 01 september 2019

Arjun juga menambahkan. Adapun kuda kuda yang berhasil masuk babak final ialah : Permata Gayo, kelas kuda Gayo, tua dan Mahkota Cane. Kelas B tua. Dengan penuh rasa gembira Arjun juga mengatakan. Ini sangat luar biasa dan di luar perkiraan sama sekali, jelasnya.

Sedikit mengulas tentang latar belakang dari dua orang sahabat Arjun bersama rekannya Edy Syah Putra, yang merupakan putra dari negeri sepakat segenap Kabupaten Aceh Tenggara yang sangat menggemari olah raga berkuda.

Kendati pada tahun 2018 dan 2019 belum ada bantuan pemerintah untuk biaya keberangkatan kuda dari Aceh Tenggara untuk mengikuti even pacuan kuda di Kabupaten Gayo Lues, Akan tetapi kedua orang ini tetap membawa kuda kuda dari Aceh Tenggara untuk mengikuti even pacuan kuda di Kabupaten Gayo Lues, walaupun harus merogeh kantong sendiri.

Baru di even pacuan kuda di Kabupaten Aceh Tengah ini, pemda Aceh Tenggara baru membuka kran anggaran untuk keberangkatan kuda kuda asal kabupaten Aceh Tenggara. Lewat media ini, Arjun mengucapkan ribuan terimakasih kepada pemkab Aceh Tenggara atas bantuan dan sport yang telah di berikan.

Kedepan arjun berharap pemkab Aceh Tenggara terus mensport kuda kuda dari Aceh Tenggara untuk dapat berpacu di arena lintas pacu baik di Gayo Lues, Aceh Tengah, dan kabupaten Bener Meriah. Karena menurut Arjun untuk jenis kuda Gayo keberadaannya cukup banyak di Aceh tenggara, bila di banding dengan Kabupaten lainnya.

Terkait masuknya kuda kuda dari Aceh Tenggara di babak final pada even pacuan kuda dalam rangka HUT RI di Kabupaten Aceh Tengah. Arjun berkeyakinan, kami pulang tidak dengan tangan kosong. Insha Allah, satu piala sah milik kabupaten Aceh Tenggara. Pungkasnya, bersemangat. (DN).

News Feed