oleh

Aceh Tengah Raih Predikat Kabupaten Layak Anak Pratama

 

Takengon, Baranews  – Setelah melalui rangkaian penilaian dan evaluasi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta memenuhi berbagai indikator yang dipersyaratkan, akhirnya untuk pertama kalinya, Kabupaten Aceh Tengah mampu meraih predikat dan penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) Tingkat Pratama.

Penetapan Kabupaten Aceh Tengah sebagai KLA tersebut diumumkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia dalam acara Pengumuman Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2021 yang digelar secara virtual melalui Zoom meeting dan YouTube streaming, Kamis, 29 Juli 2020.

“Penghargaan KLA ini merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah pusat atas komitmen yang dilakukan Pemerintah daerah dalam hal pemenuhan hak anak dan perlindungan anak,” ungkap Menteri PPPA, Bintang Puspayoga dalam sambutannya.

Lebih lanjut Bintang menyampaikan, dengan penganugerahan penghargaan ini diharapkan dapat mendorong pemerintah daerah dalam memotivasi masyarakat, media dan dunia usaha agar semakin paham terhadap upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak yang harus dipikul bersama.

Namun yang terpenting dari itu semua, lanjut Menteri PPPA, terbentuknya Kabupaten/Kota Layak Anak adalah untuk mewujudkan sebuah wilayah/negeri yang memungkinkan anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, terbebas dari segala bentuk kekerasan, penelantaran, dan eksploitasi.

Sementara itu, Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar yang mengikuti  acara ini secara virtual dari Gedung Ummi, Pendopo Kabupaten Aceh Tengah merasa sangat bersyukur atas penghargaan Kabupaten Layak Anak yang diterima untuk pertama kalinya oleh kabupaten penghasil kopi arabika gayo tersebut.

Menurut Shabela yang dalam acara virtual tersebut didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Tengah, Unsur Forkopimda dan OPD terkait, dengan diarihnya predikat dan penghargaan ini, pihaknya akan semakin berkomitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan bahwa hak anak, mendengarkan suara anak dan partisipasi anak dalam pembangunan harus ditingkatkan.

“Semoga penghargaan yang kita raih ini menjadi motivasi kita dalam mewujudkan pelayanan pemerintahan yang ramah anak serta pembangunan yang berorientasi pada hak-hak anak,” ungkap Shabela, Kamis (29/7/2021).

Terkait dengan pencapaian ini, Bupati Shabela juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan hingga terlaksananya program-program Pemkab Aceh Tengah yang sesuai dengan indikator tercapainya Kabupaten Layak Anak.

“Capaian ini merupakan marwah bagi seluruh masyarakat Kabupaten Aceh Tengah, untuk itu saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh warga masyarakat serta instansi dan satuan kerja perangkat daerah terkait atas dukungannya hingga memperoleh KLA kategori Pratama tahun ini,” lanjutnya.

Shabela berharap, tahun berikutnya, predikat ini bisa ditingkatkan ke level yang lebih tinggi lagi

“Tahun ini Alhamdulillah kita sudaih meraih kategori pratama, harapan kita, komitmen untuk mewujudkan Kabupaten Aceh Tengah sebagai Kabupaten Layak Anak secara paripurna secara bertahap dapat terus kita tingkatkan.” harapnya.

Menurut rencana, penganugerahan Penghargaan KLA Tahun 2021 ini akan dilakukan langsung oleh Menteri PPPA RI pada minggu kedua bulan September mendatang di Jakarta.

Selain Kabupaten Aceh Tengah, Penghargaan Kabupaten/ Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2021 Tingkat Pratama juga diraih 6 Kabupaten/Kota lainnya di Aceh, dan satu Kota lainnya berhasil memperoleh KLA dengan kategori Tingkat Madya.

Penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak meliputi 24 indikator dari 5 klaster, yakni klaster hak kebebasan sipil, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif; kesehatan dasar & kesejahteraan; pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya; serta perlindungan khusus anak. (Fathan Muhammad Taufiq/Aceh Tengah)

 

News Feed