oleh

34 Nakes Ikuti Pelatihan Aplikasi New All Record Antigen

 

Redelong – Baranewsaceh.co |  Sebanyak 34 (tiga puluh empat) orang tenaga kesehatan yang terdiri dari berbabagi unsur, diantaranya dari Puskesmas 26 0rang, Urkes Polri 2 orang, Urkes TNI 2 orang, RS. Azalia 2 orang dan Rumah Sakit Umum Daerah munyang Kute-Redelong sebanyak 2 orang untuk mengikuti pelatihan tentang Pengisian News All Record (NAR) Antigen yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah di aula Dinas setempat, Senin, 27/9/2021.

Pelatihan NAR Antigen tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Abdul Muis, S. MT, dalam sambutan dan arahannya Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Bener Meriah tersebut menyampaikan, pertama sekali kami ucapkan selamat datang kepada para peserta pelatihan, semoga nantinya kegiatan kita ini bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana yang kita inginkan, berhasil guna serta berdaya guna, kata Abdul Muis, SE, MT menyapa para peserta.

Katanya, kegiatan yang bertajuk Upaya Pencegahan dan Pengendalian Coron Virus Disease 2019 (Covid-19) Bok Kabupaten Bener Meriah dalam Peningkatan Kapasitas bagi Petugas Pelacakan Kontak/Trecer Bantuan Operasi Kesehatan /Bok Tahun 2021. Aplikasi ini ungkap Abdul Muis, diharapkan dapat menghasilkan data real time, sehingga data antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat sesuai dan singkron, ucapnya.

Lebih lanjut kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah Abdul Muis, SE. MT menjelaskan, Aplikasi New All Record (NAR) Antigen ini adalah sebuah aplikasi dari Kemenkes RI untuk mengisi hasil pemeriksaan Rapit Tes Antigen, dimana aplikasi ini sangat menentukan kecepatan dan ketepatan data, sehingga data pusat dan daerah tidak berbeda, jadi kepada peserta pelatihan, kami sangat berharap untuk mengikuti dengan cermat dan sungguh-sungguh, karena ini menyangkut dengan IT jadi kita harus Fokus, pesan Abdul Muis. SE. MT.

Ditambahkannya, petugas yang akan mengisi adalah pengelola data Puskesmas, hasil kontak tresing maupun kontak erat pasien terkonfirmasi Covid-19, sehingga para petugas yang dilatih bisa mengisi aplikasi tersebut secara mandiri, harpanya.

“Intinya tujuan dari pada pelatihan ini adalah untuk mengisi hasil Traking dan Testing pada kontak erat terkonfirmasi positif Covid-19,” tegas Kepala Dinas Kesehatan Abdul Muis, SE. MT.

Acara pelatihan tersebut diselenggarakan satu hari penuh (Senin, 27 September 2021) dengan mengahadirkan para narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah dari Bidang P2. (Redaksi)

News Feed