Home / BLANGKEJEREN / Wabup Buka Pacuan Kuda Tradisional, Junjung Tinggi Sportifitas

Wabup Buka Pacuan Kuda Tradisional, Junjung Tinggi Sportifitas


Baranewsaceh. Co, Gayo Lues – Wakil Bupati Gayo Lues Tgk. H. Said Sani membuka pacuan kuda tradisional, Senin (9/10) di Stadion Buntul Nege Kecamatan Blangpegayon. Dihadiri oleh Forkopimda Gayo Lues, SKPK, Kadispora H. Idris Arlem, Spd, Ketua Fordasi Abd. Wahab, dan perwakilan dari bupati kabupaten tetangga.

Ketua panitia pelaksana Abd. Wahab, S. PdI mengatakan jumlah seluruh peserta sebanyak 201 ekor kuda. Terdiri dari 80 ekor kuda dari Gayo Lues, 66 ekor dari Aceh Tengah, dan 55 ekor kuda dari Kabupaten Bener Meriah.

Terdapat 6 kelas dalam perlombaan pacuan kuda tradisional tahun 2017 ini yaitu;

  1. Kelas A Tua dan A Muda
  2. Kelas B Tua dan B Muda.
  3. Kelas C Tua dan C Muda.
  4. Kelas D Tua dan D Muda.
  5. Kelas E Tua dan E Muda.
  6. Kekas F Tua dan F Muda.

Dalam sambutanya Wakil Bupati Gayo Lues mengatakan, Gayo Lues adalah daerah yang penuh tradisi, bukan dikenal kopi dan tari Saman saja akan tetapi pacuan kuda tradisional sudah dikenal sejak turun temurun.

Dahulu Kuda yang dilombakan adalah kuda lokal, kuda yang berukuran kecil, namun kegigihan masyarakat selama ini telah menghasilkan kuda persilangan sehingga bobot kuda sudah lebih besar.

Selain itu, Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah selaku kabupaten serumpun setiap tahun menggelar momen ini secara  bergiliran.

Pacuan kuda setidaknya jangan dipandang dari segi hiburan semata akan tatapi tradisi daerah yang harus dilestarikan, menjalin silaturahmi dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Untuk itu diharapkan dapat menjaga ketertiban dan keamanan, baik panitia maupun penonton. Demikian juga para joki diminta bermain sportif agar pacu kuda ini digemari dan menjadi hiburan bagi masyarakat

” Saya berharap pacu kuda  ini menjadi objek wisata, pada jaman dahulu kuda hanya sekedar untuk membajak sawah dan alat transportasi bagi masyarakat. Namun kini yang memiliki kuda adalah para pejabat bukan masyarakat. Mari kita berinopasi menjadikan ini sebagai objek wisata, menarik wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri, karena kuda salah satu daya tarik tersendiri bagi wisatawan,”. Kata Wabup.

Usai dibuka oleh wabup Race/ronde perdana ditunda sekira setengah jam karena petugas kesehatan belum hadir dalam acara itu (Gunawan Arya).

About baranews aceh

x

Check Also

Masyarakat Blangtemung Bersama Guru Gotong Royong Membuat Pagar SMP Satap Blangtemung

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Masyarakat Blangtemung bersama Guru SMP Satu Atap Blangtemung ...