Universitas Gunung Leuser Terancam Bubar

by
Aksi demo Mahasiswa UGL

*Tidak ada aktivitas di Kampus,gaji Dosen tidak cair

Kutacane(Baranews.Aceh) –  Mahasiswa Universitas Gunung Leuser(UGL) Kutacane, melakukan aksi demo ke Kantor Bupati Aceh Tenggara(Agara) pada hari Rabu(10/1) pukul 11.20 Wib. Mahasiswa UGL berorasi di depan Kantor Bupati untuk menyampaikan keluhan mereka kepada Bupati Aceh Tenggara,Drs.Raidin Pinim,M.AP perihal penyelamatan Universitas UGL.”Pak Bupati kami mau bertemu dengan Bapak,karena di Kampus UGL yang kita cintai tidak ada aktivitas,ujar salah seorang Mahasiswa.”

Pendemo yang tidak diperkenankan masuk ke Kantor Bupati,karena dijaga ketat oleh Aparat Polres Aceh Tenggara dan Satpol PP & WH Aceh Tenggara melanjutkan orasinya ke kantor DPRK Aceh Tenggara. Mahasiswa diterima Wakil ketua DPRK,Jamudin Selian dan anggota lainnya seperti Timbul Ganda Samosir,Feliks,Sofian,Budiman dll.

 

Mahasiswa Universitas Gunung Leuser(UGL) Kutacane, melakukan aksi demo ke Kantor Bupati Aceh Tenggara(Agara) pada hari Rabu(10/1) pukul 11.20 Wib

Adapun tuntutan Mahasiswa UGL adalah meminta kepada Pemda agar memikirkan nasib Mahasiswa/I Universitas Gunung Leuser, meminta kepada DPRK agar menghadirkan pemangku kepentingan(stake holder) terkait permasalahan UGL,meminta Bupati Aceh Tenggara selaku dewan Pembina Yayasan UGL supaya mengevaluasi kepengurusan yayasan pendidikan Gunung Leuser karena menurut mereka YPGL sebagai perpanjangan tangan Pemda tidak bekerja secara efektif sesuai PP no.4 Tahun 2014 tentang penyelenggaraan pendidikan tinggi dan pengelolaan perguruan tinggi dan UU no.28 Tahun 2008,dan terakhir meminta kepada Pemda Agara memenuhi fasilitas belajar-mengajar Mahasiswa UGL.

Diruang DPRK Aceh Tenggara yang difasilitasi Wakil ketua DPRK,Jamudin Selian bersama anggota DPRK lainnya disepakati,bahwa pada hari Kamis tanggal 11 Januari 2018 akan diundang Bupati Aceh Tenggara,Ketua DPRK, Rektorat UGL,Ketua yayasan,dan perwakilan Mahasiswa/Dosen. Perlu diketahui masyarakat bahwa Universitas UGL beberapa bulan yang lalu,terjadi kebakaran disalah satu Kampusnya dan mantan Bupati Aceh Tenggara, Ir.H.Hasanuddin B,MM pernah membuat kebijakan dengan menerbitkan peraturan Bupati(Perbup) tentang pemberangkatan Mahasiswa dari setiap desa(kute) ke Universitas UGL dengan menyisihkan Rp.6.000.000,- dari dana desa yang diambil dari anggaran pendapatan belanja kabupaten(APBK).

Pantauan Jurnalis Baranews.Aceh dilapangan,hadir Kabagops Polres Aceh Tenggara, Kompol.Alwin;  AKP.Ali Umar;  Iptu. Saragih; Kapolsek Babussalam, Iptu.Sabrianda. Rektor di Universitas Gunung Leuser(UGL) adalah Dr.Hadin Selian, Ketua yayasan ialah Bpk.Syahbudin BP.(P.Lubis)