TPID Kuta Blang Targetkan Paya Nie Sebagai Objek Wisata

by

Bireuen,Baranewsaceh.Co – Tim Program Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Kutablang meninjau waduk Paya Nie Desa Kulu Kuta, Kutablang Kabupaten Bireuen, Sabtu sore, 30 Desember 2017.

Pada peninjauan tersebut Tim TPID Kutablang, melihat langsung waduk Paya Nie yang nantinya akan dibangun tempat objek wisata lokal yang islami.

Ketua TPID Kecamatan Kutablang Mukhtaruddin yang didampingi anggotanya kepada media Barabewsaceh.co mengatakan bahwa kunjungannya ke waduk Paya Nie merupakan atas informasi dari Masyarakat desa Kulu Kuta yang meminta meninjau kelokasi waduk Paya Nie, guna untuk dijadikan sebagai tempat objek wisata,

namun Ketua Tim tersebut meng-koordinasi dengan tokoh mMasyarakat Kecamatan Kutablang untuk bersama-sama kelokasi waduk Paya Nie.

tokoh Masyarakat setempat memeritahkan tim TPID Kutablang untuk segera meninjau ke lokasi Paya Nie yang terletak di Desa Kulu Kuta tersebut, “katanya.

“Dalam kunjungan kami, ini merupakan atas permintaan tokoh Masyarakat, yang nantinya waduk Paya Nie akan dijadikan inovasi Desa wisata,” terangnya.

Lanjutnya, Paya nie mencakup delapan (8) Desa dalam Kecamatan Kutablang, dengan luasnya yang mencapai ratusan hektar.

“Selain untuk tempat objek wisata, nantinya juga bisa dimanfaatkan menjadi waduk penyimpanan air yang dapat difungsikan kesawah, dan semoga yang kita programkan ini akan segera terlaksana, “harapnya.

Juga nantinya tempat wisata Paya Nie tersebut dapat dimamfaatkan oleh Masyarakat sekitarnya untuk peningkatkan ekonomi dan disegala bidang.

Dalam kunjungan tersebut juga didampingi oleh Pedamping Loka Desa (PLD) Multazami Abubakar dan tokoh Masyarakat Kecamatan Kutablang.

Disamping itu, Multazimi Abubakar menyampaikan harapannya, kepada TPID, Pemerintah Provinsi Aceh dan pemerintah Kabupaten Bireuen untuk dapat mendongkrak keinginan Masyarakat Kulu Kuta dab Kutablang untuk Merespon keseriusan Masyarakat untuk menbuka Objek Wisata di Waduk Paya Nie.

Dengan adanya objek wisata tersebut, mudah-mudahan dapat meningkatkan ekonomi bagi Masyarakat Desa Kulu Kuta, umumnya Masyarakat kutablang, ” ucapnya.

Sementara itu, H. Fakhruddin. Ali selaku Tokoh Masyarakat Kacamatan Kutablang yang didampingi sejumlah Masyarakat Desa setempat, mengatakan sangat mendukung sepenuhnya Paya Nie dijadikan sebagai tempat objek wisata, ini sebagai inovasi program projek PAD kedepan, “imbuhnya

Fakhruddin Ali berharap kepada Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk segera mungkin nenindaklanjuti keinginan Masyarakat Desa Kulu Kuta dan Masyarakat Kecamatan Kutablang pada umumnya. (Adam)