oleh

Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bener Meriah Tetapkan 4 Tersangka Kasus Oplosan Gas Bersubsidi

image_pdfimage_print

Bener Meriah, Baranewsaceh. co – Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Bener Meriah, berhasil mengungkap kasus pengoplosan gas LPG 3 kg subsidi yang disuling kedalam tabung gas 12 kg non subsidi, tepatnya di pangkalan gas LPG UD. Barokah di kampung Jamur Ujung Kecamatan Weh Pesam Kabupaten Bener Meriah pada hari Jumat 31 agustus 2018.

Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi dari masyarakat, kemudian Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bener Meriah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan. Terungkapnya kasus pengoplosan gas LPG 3 Bersubsidi berawal dari kecurigaan petugas terhadap satu unit mobil box Daihatsu warna putih dengan No. Pol : BL 8142 YB yang keluar dari UD. Barokah.

Selanjutnya Tim Opsnal Sat Reskrim melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap muatan mobil tersebut, dan hasilnya ditemukan 10 (sepuluh) tabung gas LPG ukuran 12 Kg yang hendak di bawa keluar dari pangkalan tersebut.

Petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap pangkalan LPG, Usaha Dagang (UD) Barokah, dan juga berhasil menemukan 3 (tiga) set selang berwarna kuning yang telah di pasang dua kepala, untuk regulator gas yang telah di modifikasi dan di letakkan dalam ember berisi air.

Selanjutnya Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bener Meriah juga mengamanka 3 tersangka masing masing. RD (44), wiraswasta, alamat Kampung Simpang Bahgie Kecamatan bandar sebagai otak pelaku pengoplosan. Selanjutnya MA (21) wiraswasta alamat Kampung Simpang Balik Kecamatan Weh Pesam Kabupaten Bener Meriah. MY (26) wiraswasta dengan alamat Kampung Simpang Bahgie kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah, dan JM (47) wiraswasta alamat Kampung Gele Gantung Kelurahan Gunung Bukit Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah.

Berdasarkan hasil intrograsi dan pemeriksaan oleh Sat Opsnal Sat Reskrim Polres Bener Meriah. Ke tiga pelaku mengakui bahwa selang yang di temukan ternyata di pergunakan untuk melakukan pengoplosan atau memindahkan isi gas dari tabung gas 3 Kg bersubsidi ke dalam tabung gas 12 Kg Non – Subsidi dengan tujuan untuk mendapatkan ke untungan.

Gas hasil oplosan tabung 12 Kg selanjutnya di jual dan di pasarkan oleh tersangka RD (44) di seputaran Permata, Bener Kelipah dan Kecamatan Bandar, dan sebagian lagi di jual ke tersangka JM (47) di Kabupaten Aceh Tengah.

Terkait penetapan tersangka pengoplosan Gas LPG bersubsidi. Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli,SH.,SiK.,M.Si melalui Kasat Reskrim Iptu. Wijaya Yudi hari ini Kamis (13/09) menggelar konsprensi pers bersama sejumlah awak media baik cetak maupun elektronik di Polres Bener Meriah.

Kasat reskrim Iptu. Wijaya Yudi juga menjelaskan. Kasus tindak pidana pengoplosan LPG 3 Kg bersubsidi ke dalam tabung LPG 12 kg non subsidi, kita telah menetapkan 4 orang tersangka. Sementara barang bukti yang berhasil diamankan masing masing satu unit mobil box merk Daihatsu Gran Max warna putih, satu STNK, 31 tabung gas ukuran 12 kg kosong, 106 tabung gas 3 kg kosong, 4 set selang rakitan, satu buah selang warna hitam, 214 segel tabung gas, 2 kran kompressor, 3 tabung gas 12 kg dalam keadan berisi hasil oplosan. (DN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed