oleh

Tetap Dukung Jokowi, PSI Minta Tidak Golput

banner 300x250
image_pdfimage_print

Jakarta, Baranewsaceh.co  – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menegaskan bahwa PSI tetap mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin di Pemilihan Presiden 2019. Meskipun Jokowi akhirnya tidak memilih calon wapres ideal PSI Mahfud MS.

“Sampai sekarang (PSI) tetap mendukung Presiden Joko Widodo meskipun Jokowi tidak memilih Mahfud MD sebagai cawapres,” ujar Grace di Jakarta, Sabtu (11/8).

PSI, kata Grace memahami situasi pelik yang dihadapi presiden dalam mengambil keputusan mengenai calon wakil presiden. PSI juga tetap akan mendukung Jokowi sampai hari ini dan dalam Pemilihan Presiden 2019.

“PSI memohon kepada semua pemilih agar tetap solid mendukung Pak Jokowi, tidak golput dan sama-sama mencoblos pada tanggal 17 April tahun depan demi masa depan Indonesia yang lebih baik,” imbuh dia.

Bagi PSI, kata Grace, sosok Jokowi mencerminkan perubahan penting elite politik Indonesia dan mewakili nilai yang kami yakini tentang pembaharuan, egalitarianisme, kerja keras, dekat dengan rakyat, sederhana dan bersih. Jokowi, menurut dia adalah pendobrak atas kebekuan tradisi politik lama yang puluhan tahun dimonopoli oleh para ningrat politik nasional.

“Jokowi mewakili semangat zaman, semangat kami kaum muda, dan karena itu kami akan terus melanjutkan dukungan itu,” ungkap dia.

Dari sekian elite nasional, lanjut Grace yang paling dekat dengan semangat PSI adalah sosok Mahfud MD. Menurut dia, Mahfud adalah tokoh independen, berintegritas, profesional, berpengalaman dalam melayani publik dalam skala nasional, dan relatif masih muda.

“Mahfud adalah juga figur yang relatif inklusif untuk berbagai golongan, dan karena itu kami sejak awal berharap dan mendukung Mahfud MD untuk menjadi Calon Wakil Presiden Jokowi,” terang dia.

Namun, Grace mengatakan rupanya partai-partai yang ada di dalam koalisi mempunyai pandangan lain soal calon wakil presiden. Dia beranggapan pasangan Jokowi-Ma’ruf adalah hasil maksimal yang didapatkan dari komunikasi antara partai dan presiden Jokowi.

“Ini akan menjadi pelajaran bagi kita semua, pelajaran tentang perlunya partai politik yang mempunyai visi inklusif untuk seluruh bangsa,” tutur dia.

Sumber: BeritaSatu.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed