banner 1280x334

Tenaga Kontrak Diatas 5 Tahun Akan Diteruskan

by
Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru pada saat memimpin apel gabungan diawal tahun 2018 di Halaman Kantor Bupati Gayo Lues, Senin (08/01/2018).

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Terkait tenaga Kontrak  yang ada di lingkup Pemkab Gayo Lues, dijelaskan oleh Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru  pada saat memimpin apel gabungan diawal tahun 2018 di Halaman Kantor Bupati Gayo Lues, Senin (08/01/2018).

Bupati Gayo Lues mengatakan “ Salah satu dari kebijakan yang kami rumuskan bagi tenaga kontrak yang sudah mendapat SK lebih dari 5 Tahun dibawah kepemimpinan sebelumnya akan kita teruskan.

Tapi yang masuk di tengah jalan karena kepentingan Pemilu, Kepentingan Politik, kepentingan orang ini menjadi pertimbangan, bukan tidak mungkin, namun yang mendasar yang ingin saya sampaikan khusus kepada tenaga kontrak impian jadi PNS melalui kesempatan menjadi tenaga kontrak ini sudah hampir tertutup seratus persen.  Jangan lagi pernah menghayal  dengan tenaga kontrak walaupun sudah 17 Tahun itu penjelasan yang kami terima dari Kementerian PAN RB. Ujar Bupati.

Jadi untuk itu bagi saudara – saudara yang ingin kontraknya dilanjutkan atau ada saudara kita ingin menjadi tenaga kontrak supaya dapat memahami , membludaknya permohonan tenaga kontrak, karena selama ini ada celah yang menjadikan K1, K2 tiba-tiba yang tuapun ada menjadi PNS ketentuan baru sudah tidak demikian , kata H. Muhammad Amru.

Selain itu dikatakan Bupati, Untuk sebuah kesadaran sementara gaji tenaga kontrak Rp. 600 .000,- sampai Rp. 800.000,-  per bulan untuk tenaga kontrak itu harus berpikir panjang, saya kira kalau kita arahkan untuk usaha lain eterpriner, pertanian yang mapan bisa lebih cerah masa depan kita dari pada berkotot disini untuk menjadi tenaga kontrak.

Bagi yang perempuan, kalau gaji hanya 600 ribu satu bulan, saya kira jangankan untuk ongkos becak, (gincu pe mera bersesorahan – Red Gayo), begitu juga bagi pria, dengan gaji 800 ribu per bulan harus memiliki HP Android tambah rokok ini membuat kita nanti terhanyak ketika nanti berumur 50 tahun ternyata pekerjaan ini tidak menjanjikan, untuk kembali ke kampung tanah sudah habis mau diteruskan lagi tidak ada harapan timbul persoalan sosial di tengah – tengah masyarakat, sebut Bupati. (ABDI)