oleh

Team Sembilan (9) dan Masyarakat Kubu, Pekaitan dan Bangko Merasa Telah di Kadali oleh PT Jatim Jaya Perkasa

Bagansiapiapi Baranewsaceh.co – Ketua Team Sembilan ( TEAM 9 ) Zulpakar, SE, M.Si menyebutkan, PT. Jatim Jaya Perkasa telah mengingkari dan membohongi janji dengan masyarakat kubu terkait niat baik untuk duduk bersama membahas permasalahan pembagian kebun sawit plasma.

Hingga saat ini sudah tidak bisa komunikasi lagi dengan pihak PT. Jatim Jaya Perkasa, bahkan Whatsap (WA) dan Hp saya di blokir oleh General Managernya, humas PT. Jatim Jaya Perkasa juga di hubungi tidak ada jawaban yang pasti, padahal waktu yang di tentukan telah lewat “kata Zulpakar, Senin (09/7/2018) di Bagansiapiapi.

Zulpakar menyebutkan, sebelumnya pihak PT. Jatim Jaya Perkasa telah memiliki itikad baik dengan menemui dirinya dan mengajak Tim Sembilan untuk duduk satu meja guna membahas permasalahan pembagian kebun sawit plasma yang hingga kini tidak kunjung selesai, mulai dari tahun 2003 sampai sekarang, PT. Jatim Jaya Perkasa selalu menipu dan mengangkangi perjanjian perjanjian yang telah disepakati dengan masyarakat kubu, dengan luas kebun plasma 3.400 Ha, rincian KK untuk Masyarakat Kubu 1842 KK dan untuk Masyarakat Pekaitan+Bangko 625 KK.

Team Sembilan akan mengambil langkah-langkah penuh, yang jelas kita tidak percaya lagi dengan pihak PT. Jatim Jaya Perkasa, kita akan mengambil langkah hukum dan akan menggugat PT. Jatim Jaya Perkasa melalui pengacara yang telah kita kuasa kan sebanyak sembilan orang pengacara, bentuk gugatan nanti kita akan konsultasikan dengan Team Pengacara yang telah kita tunjuk” jelasnya.

Team Sembilan juga dalam waktu dekat akan segera melakukan aksi unjuk rasa (UNRAS) dengan pengerahan massa sekita 2000 orang yang tergabung dari petani plasma dan masyarakat kubu serta masyarakat pekaitan, karena permasalahan tersebut tidak bisa ditolerir lagi oleh Tim Sembilan.

” Sudah sangat lama kita menunggu, dan sudah sangat sering masyarakat kubu di tipu dan dibohongi dengan janji-janji yang munafik oleh PT. Jatim Jaya Perkasa, masyarakat dibuat sengsara karena tidak membagikan kebun plasma yang semestinya menjadi hak masyarakat “ tegas Zulpakar.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu GM PT. Jatim Jaya Perkasa melalui humasnya telah menyampaikan niat baik terkait pertemuan dengan pihak Team Sembilan yang direncanakan pada tanggal 21 hingga 23 Juni, namun karena ada kendala kemudian waktu kesepakatan di undur kembali.

Namun hingga saat ini pihak PT. Jatim Jaya Perkasa malah mengingkari niat baiknya, bahkan terkesan menghilang tanpa ada kabar berita, dan hal tersebut tentu membuat Team Sembilan dan Masyarakat Kubu merasa di lecehkan.(AB)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed