oleh

Siasat Baru Mahasiswa Dalam Pergerakan Pada Peradabannya

Slide thumbnail

PORTAL MEDIA ONLINE TERKINI

MENDORONG PERUBAHAN

BARANEWS ACEH

Slide thumbnail

PORTAL BERITA ONLINE

MENDORONG PERUBAHAN

BARANEWS ACEH

Slide thumbnail

TERCEPAT DAN AKURAT

MENDORONG PERUBAHAN

BARANEWS ACEH

Slide thumbnail

POLITIK, HUKUM DAN KRIMINAL

BERITA REGIONAL

BERITA NASIONAL

Slide thumbnail

ANTI HOAX

AKURAT

TERCEPAT

Oleh : Makbull Rizki.
Mahasiswa psikologi Unsyiah

Banda Aceh : Baranewsaceh.co
Sejarah tak dapat dimusnahkan dimanapun dia berada, bukti perbuatan, perjuangan, pertikaian dan manfaat yang dihasilkan akan memunculkan pembuktian bahwa peristiwa itu pernah terjadi, begitu pula halnya dengan sejarah perjuangan gerakan mahasiswa di negeri ini mulai dari gerakan 1966 dengan perjuangan nya menuntut pembubaran PKI, tahun 1974 peristiwa Malari menjadi catatan tersendiri bagi pergolakan yang digarap golongan mahasiswa, dan peristiwa terpenting dalam sejarah perjalanan bangsa ini terjadi pada tahun 1998 dengan di prakarsai juga oleh mahasiswa dengan agenda reformasi nyata yang kita rasakan saat ini.

Pandangan tentang kematian jiwa sosial dan jiwa peduli mahasiswa kini mulai didenggungkan, banyak pihak baik dari eksternal kampus seperti mantan-mantan aktivis dan pemerintahan maupun dari internal kampus yang sebagian besar meraung dari kelompok mahasiswa yang aktif melakukan pergerakan. Muncul berbagai pandangan tentang kematian jiwa sosial dan rasa peduli serta tanggung jawab dari mahasiswa sebagai masyarakat yang memiliki kedudukan sedikit lebih tinggi karena memiliki pengetahuan dengan adanya kesempatan mengenyam pendidikan. Stagnasi dianggap terjadi pasca tahun 1998 dimana gerakan mahasiswa berhasil menjatuhkan rejim Orde Lama, banyak yang mengatakan mahasiswa tidak menjalankan fungsi dan kewajibanya, muncul adagium berisikan pesan tentang keberfungsian yang sudah tidak dijalankan sampai pada ketidakpekaan dan keberangain kepudulian dan jiwa individualitas yang menutupi hati para mahasiswa.

Pada tahun 1998 mahasiswa menjadi senjata paling mematikan untuk menghentikan kondisi buruk yang melanda negeri ini, tercatat gerakan social movement yang tidak berhenti dilakukan sampai tujuan dari perjuangan terselesaikan, lalu apa yang mahasiswa lakukan saat ini, apakah mereka fokus menyelesaikan studi dengan mengesampingkan fungsi social control?.

Gerakan sosial menjadi catatan spesial yang langsung berkorelasi dengan mahasiswa generasi tahun 1998. Gerakan sosial dengan perilaku yang dapat diamati secara langsung karena dilakukan secara kolektif dan masih dapat kita rasakan semangat perjuangan mereka hanya dengan melihat gambar atau video dokumenter yang banyak tersebar di media saat ini. Terkait gerakan sosial yang dilakukan mahasiswa ini tergolong pada gerakan sosial yang berjenis reformasi karena tujuan dan perjuangan mahasiswa saat itu adalah untuk memodifikasi kerangka kerja dari skema nilai yang ada. Selain reformasi gerakan sosial lainya adalah gerakan revolusioner, gerakan perlawanan, dan gerakan ekspresif. Gerakan revolusioner sendiri merupakan gerakan yang bermaksud untuk mengubah masyarakat dengan menentang nilai-nilai fundamental, kemudian gerakan perlawanan adalah gerakan yang bertujuan untuk memblokir perubahan atau mengeliminasikan perubahan yang sudah dilembagakan sebelumnya, dan yang terakhir adalah gerakan ekspresif, yaitu gerakan yang tidak fokus pada perubahan institusional tetapi gerakan ini berusaha memperbaiki orang-orang dari dalam.

Benarkah mahasiswa saat ini tidak lagi peduli dan mengalami kevakuman dalam keberfungsian sebagai golongan yang berkewajiban melakukan pergerakan sosial?

Dengan kondisi zaman sekarang ini pergerakan sosial tidak harus dilakukan dengan melakukan aksi pergerakan demonstrasi besar-besaran oleh mahasiswa, banyak cara lain yang dapat dilakukan dalam menjalankan fungsi sebagai mahasiswa, gerakan sosial bertemakan reformasi bisa dilakukan dengan melaksanakan diskusi dengan sistem demokrasi yang sudah dilegalkan dengan segala kebebabasan berpendapat yang melekat pada sistem tersebut. Aktivitas berdiskusi yang dilakukan mahasiswa saat ini lebih menggambar jati diri mahasiswa yang menjalankan fungsinya sebagai moral force bagi masyarakat. Sebagai mahasiswa harus memiliki acuan dasar dalam berprilaku, acuan dasar itu adalah tingkah laku, perkataan, cara berpakaian, cara bersikap, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan moral yang baik yang akan menjadi role model bagi seluruh rakyat negeri ini. kematangan pola pikir tentang suatu permasalahan yang mencuat tak selalu harus dituntut diselesaikan oleh pemerintah dengan cara berteriak, generasi mahasiswa masa kini harus mengkritik dan memberikan solusi nyata dengan pengetahuan yang dimiliki.

Zaman berganti melahirkan pola pikir yang semakin berkembang, catatan sejarah kembali menuangkan tinta dan anggapan bahwa mahasiswa adalah politisi tanpa partai dan tanpa ikatan kepartaian sebagai sisi oposisi dari pemerintahan. Anggapan bahwa mahasiswa adalah golongan yang tidak mendukung pemerintahan tak dapat dinafikan. Pendangan ini tercipta oleh sejarah perjalanan bangsa ini dengan kritikan-kritikan tajam dari mahasiswa dan tuntutan tuntutan tanpa solusi yang ditawarkan. Mahasiswa masa kini dalam peradaban penuh teknologi ini melahirkan generasi mahasiswa yang mampu mengambil posisi sebagai partner pemerintahan, mahasiswa harus mampu bersinergi dengan pemerintahan dan mencurahkan pengetahuan yang dimiliki untuk kemajuan pembangunan negeri sekaligus menjalankan fungsinya sebagai agen kontrol politik paling netral dalam tatanan pemerintahan.
Tak mati suri meski tak berteriak lagi.

Masih tegap bedegap jiwa muda penolong negeri
Netralitas dalam pemikiran dan kehidupan
Memberikan pengetahuan dengan ketenangan

Tak berlayar bukan karena sudah karam
Karena meraka tau menaklukan lautan tak harus dari atas perahu
Seperti kata orang pintar banyak jalan menuju roma
Banyak pula pintu menuju ke dalam colloseum nya

fungsi sebagai panutan
Dilakukan dengan sangat elegan
Masa berganti meraka tau menaklukan tak harus dengan suara menggelegar
Karena kelembutan dan ketenangan mengalahkan kemarahan

Mereka mengganti uratmu dengan kelembutan solusi nyata
Jangan marah dan mengutuk

Kata itu tepat satu
Lawan!!!. Tapi perlawanan mereka kali ini mungkin berbeda
Kau harus terima akan evolusi kecerdasan itu. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed