oleh

Sepenggal Do’a Khusus Untuk Kabupaten Bener Meriah


Bener Meriah. Baranewsaceh.co – Ada momen yang teramat istimewa dalam peringatan hari jadi Kabupaten Bener Meriah yang ke 15 kali ini. Senin (07/01). Selain kehadiran seorang Menteri Agraria dan Tata ruang, Dr. Sofyan A. Abdul Djalil. Pelaksanaan upacara terasa begitu khidmad dan sunyi ketika kepala kantor kementrian Agama (Kemenag) Saidi.B.S.Ag.MA membacakan doa khusus untuk Kabupaten Bener Meriah. Berikut Petikannya:

“Ya Allah yang maha mengetahui, yang tersurat dan tersirat. Engkau yang tak pernah bosan mendengar rintihan kalbu hamba-mu yang menderita. Engkau yang tak pernah jemu memenuhi pinta dan doa hamba-mu saat ini. Dengan beningnya hati dalam berserah diri, mengiringi doa dan pinta ini, kami ketuk pintu kasih sayang-Mu, kami harap kucuran rahmat dan siraman Inayah serta Hidayah-mu. Kiranya Engkau berkenan meridhai dan memberkahi kami, dalam memperingati HUT Ke -15 Bener Meriah yang kami cintai dan banggakan”.

Allahumma Subhaanak, Laahaula wa laa quwwata illaa biik. Dalam acara ini terkandung beribu hasrat, mencuat sejuta asa dan harap untuk menjadikan Bener Meriah yang Islami, harmoni, maju dan sejahtera. Masyarakat yang beradat dan beradab, sebab “Murip I Kandung Edet Mate I kandung Bumi, Murip Benar Mate Suci.” Oleh karenanya ya Allah, bimbinglah kami memunculkan kesadaran budaya “Tingkis ulak ku Bide, Sesat ulak ku Dene.” Berpayung langit yang berbintang tujuh memakmurkan bumi yang Berkal pitu mata.

Ya Rabbi…pengaturan waktu, pergantian tahun dan pertukaran masa, semua dalam genggaman-Mu tanpa cacat dan cela, kami ingin hidup damai dan bersaudara, oleh karenanya Ya Allah, berkahi Bener Meriah ini, agar muncul rasa persaudaraan di tengah kehidupan yang berdinamika, berbagi kasih dalam segala kondisi, berbagi rasa dalam semua cuaca.

“Ratip Musara Nanguk, Nyawa musara Peluk.” “Beluh Sara Loloten Mowen Sara Tamunen.” “Keramat Mupakat, Behu Berdedele.”

Ya Rabbi, Engkau bentuk jiwa untuk memaknai raga. Dunia yang penuh dengan fatamorgana terkadang membuat kami lebih mementingkan kulit dari pada isi, atau mementingkan Cesing dari pada Substansi, lebih mementingkan bentuk ketimbang nilai dan arti, lebih mementingkan fisik ketimbang nurani.

Tunjuki dan bimbinglah semua umara dan para ulama kami, semua anak negeri Tanoh Gayo ini, agar kami tidak keliru, tidak salah cara, tidak salah arah dan salah kaprah dalam upaya meniti kehidupan dunia. demi akhirat yang kekal abadi.

Ya Allah… pemilik Inayah dan Hidayah. Tunjukilah hati sebahagian saudara kami, yang masih hanya pintar menyalahkan tanpa mau memberi solusi, yang hanya ahli mencabik-cabik tanpa merajuk kembali. Jangan biarkan mereka yang hanya mampu menyemai angin di kanvas zaman, tergoda menanam pohon berduri di pinggir jalan dan terlena oleh pernak-pernik kepalsuan. Dalam hidayah-Mu Ya Allah, kami tetap bersaudara, tidak mudah tergoda oleh warna dan rupa, kami tetap hormat pada yang berbudi dan merasa berhutang pada yang berjasa.Yaa Allah Yaa Mujibassaailin, perkenankanlah pinta dan doa kami ini. (Red)

banner 300x250

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed