oleh

Samakan Ratna Serumpet Dengan Cut Nyak Dhin, Hanum Rais Menuai Kecaman

banner 300x250
image_pdfimage_print

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Forum Koordinasi Perempuan Bener Meriah (FKBM), Bersama Partai PSI Bener Meriah mengecam Hanum rais yang menyamakan Ratna Serumpet dengan Pahlawan Nasional Asal Aceh, Cut Nyak Dhin.

Merasa tidak terima dengan persoalan itu Forum Perempuan Bener Meriah menggelar audensi dengan Kapolres Bener Meriah, AKBF Fahmi, Irwan Ramli, S.I.K, M.SI di Ruang Kapolres Bener Meriah Selasa (9/10).

Kedatangan 7 orang perwakilan Forum Koordinasi Perempuan Bener Meriah turut didampingi Oleh Sekretaris Partai PSI Bener Meriah Gusni dan di sambut oleh Kapolres Bener Meriah bersama Kasat Intelkam Polres Bener Meriah, Ipda Dedi Parnadi.

“ Kami menilai Pernyataan,Hanum Rais  yang menyamakan Ratna Serumpet dengan pejuang Cut Nyak Dhien di Aceh adalah sebuah pernyataan tanpa dasar, tidak beralasan bahkan Menghina dan merendahkan Cut Nyak Dhien Sebagai pahlawan nasional,”  Ungkap Salminawati Aka ketua Koordinator FKPBM.

Lebih lajut ia menambahakan, pihaknya sangat menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai perjuangan yang telah dirintis yang dilakukan oleh pahlawan Cut Nyak Dhien. “ Beliau adalah pahlawan kami, Panutan dan guru bangsa dan jasa dan panutannya tidak dapat dinilai dengan apapun,” Sebut Salminawati yang juga Ketua Partai PSI Bener Meriah.

Atas dasar Penghinaan tersebut Kata Salmina Wati, FKBM, dan PSI Bener Meriah, mengecam dan menolak keras pernyataan Hanum Rais yang menyamakan Ratna Serumpet dengan Pahlawan Perumpuan Cut Nyak Dhien yang berasal dari Aceh.

“ Kami juga meminta Hanum rais untuk meminta maaf Kepada Rakyat Aceh, Kaum perempuan Aceh, dan masyarakat Indonesia pada umumnya serta berharap Pemerintah Aceh, semua kalangan di Aceh melakukan penolakan atas penghinaan tersebut” tegasnya.

Menurutnya, para Akademisi dan ahli sejarah perlu pula menyatakan sikap yang sama bahwa pernyataan seperti itu tak lain adalah tindakan grasak-grusuk yang tidak berdasar dan akan berujung pada pembelokan sejarah perjuangan bangsa.

Melalui audensi tersebut, FKBM dan Pengurus Partai PSI berharap, Kapolres Bener Meriah, dapat menymapaikan Aspirasi mereka ke jenjang yang lebih tinggi sehingga Hanum Rais segera meminta maaf dan mencabut pernyataannya. “ tidak hanya itu kami juga akan melakukan audensi dengan  Pemerintah derah kebupaten Bener Meriah” tegasnya.

Menyikapi permasalahan tersebut, Kapolres Bener Meriah mengucapkan terimakasih kepada, FKBM dan Pengurus Partai PSI yang sudah bersedia berkujung kepolres Bener Meriah dan  menyampaikan aspirasi.” Terima kasih juga sudah menyalurkan aspirasinya kepada kami dan tidak disalurkan di tempat-tempat lain,” katanya

Menurutnya, kedatangan FKBM dan Pengurus Partai PSI Bener meriah membuktikan, bahwa  Perempuan di Bener Meriah peduli dengan permaslahan yang terjadi. “ Inilah saatnya perempuan aceh berbicara,” katanya.

Ia juga menambahkan, permasalahan yang disampaikan tersebut saat ini sudah diproses penegakan hukum. “Cara kerja polri dimulai dari awal dulu dan nanti yang berkaitan  dapat diproses dan diselesaikan secepatnya secara hukum,” jelasnya.

Selain itu Kepada FKBM, dan Partai PSI Bener Meriah  Kapolres juga meminta untuk menyampaikan bahaya penyebaran berita hoaks kepada masyarakat.” Permasalah ini juga berawal dari penyebaran berita hoaks untuk itu tolong disampaikan kepada kelurganya dan  masyarakat untuk tidak menyebarkan berita yang belum disaring,”  tegas Fahmi. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed