oleh

RPD MABAR : Ketiadaan Penggemar ?

Labuan Bajo. Baranewsaceh.co – Terus terang, saya hanya mendengar cerita bahwa di Labuan Bajo ada satu studio radio milik Pemda Mabar. Cerita itu begitu kuat pada tahun-tahun awal pasca Mabar menjadi daerah otonom. Saya menangkap kesan, minimal dari cerita lepas itu, Radio Pemerintah Daerah Manggarai Barat (RPD Mabar) memiliki penggemarnya yang fanatik.

Saya tidak tahu apakah stasiun Radio kesayangan publik Mabar itu masih mengudara atau tidak. Jika jawabannya ya, maka apakah konten siaran dan programnya tetap memikat hati pendengar setianya? Apakah para kru Radio publik itu terus melakukan inovasi dan evaluasi sehingga kemasan programnya tetap memenuhi dahaga informasi dan hiburan bagi publik Mabar?

Rasanya sulit bagi RPD Mabar untuk merebut hati fans setianya. Media elektronik (audio) semakin terdepak di tengah disrupsi media digital saat ini. Umumnya media arus utama seperti radio “kalah bersaing” dengan media alternatif yang termanifestasi dalam rupa-rupa platform media sosial.

Persoalan semakin runyam jika dikaitkan dengan manajemen kelembagaan RPD yang tidak bebas dari intervensi politik. Penempatan dan pengangkatan para pengelola radio ini masih berdasarkan rasa suka dan tak suka secara politik.

Alhasil, mutu program yang ditawarkan jelas masih jauh dari standar radio komersial. RPD Mabar sangat boleh jadi tidak dikelola oleh orang yang benar- benar berkompeten dan profesional dalam bidang penyiaran radio publik. (Rikardus Nompa)

Sumber: Status Akun FB “Silvester Joni (Minggu, 06/01/2019).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed