oleh

Ratna Eliza, “Memerdekakan” Anak-Anak Kancer Melalui C-Four Aceh

banner 300x250
image_pdfimage_print

“Sebaik-Baik Manusia Adalah Yang Paling Bermanfaat Bagi Orang Lain”  Hadits di atas menunjukan Bahwa Rasululah Saw menganjurkan umat Islam agar senantiasa berbuat baik terhadap orang lain. Eksistensi manusia sebenarnya di tentukan oleh kemanfaatannya pada yang lain. Adakah dia berguna bagi orang lain, atau malah sebaliknya menjadi parasit buat yang lainnya.

Di kalangan aktivis kemanusiaan di Provinsi Aceh, Nama Ratna Eliza yang sering di panggil Ratna sudah tidak asing lagi. Perempuan kelahiran Palembang 20 Oktober 1974 silam sudah lama bergelut dengan kegiatan kemanusiaan khususnya peduli terhadap anak-anak kanker. Awal kisah Ratna terenyuh hatinya ketika salah seorang balita anak tetangganya yang menderita penyakit Linforma Malignum yaitu kanker getah bening yang telah stadium lanjut dan berasal dari keluarga kurang mampu..

Menurut data WHO ( World Health Organization) setiap tahun penderita kanker di dunia terus meningkat, jumlah anak yang menderita kankerpun terus bertambah tercatat tercatat 110 hingga 130 kasus persejuta anak per tahun.

Pada tahun 2014 tepatnya 02 Agustus Ibu dari 3 anak ini menjadi Founder dan Ketua  Children Cancer Care Community  yang di singkat menjadi (C-Four Aceh)   yaitu sebuah komunitas yang kegiatannya focus mendampingi dan membantu anak-anak penderita kanker yang berdomisili di wilayah Aceh. Kanker merupakan penyakit yang di akibatkan oleh pertumbuhan jaringan yang tidak terkontrol pada tubuh manusia, serta merupakan penyakit yang sulit disembuhkan dan berakibat fatal.

Salah satu gagasan yang telah di aplikasikan oleh Ratna yaitu dengan mendirikan Rumah Singgah, Rumah Singgah C-Four Aceh yang berada di Jl. Sepat No 3 Lampriet Banda Aceh ini bertujuan untuk   menampung pasien dan keluarga pasien penderita kanker yang tidak mampu menyewa penginapan selama menjalani perawatan di Rumah Sakit sekitar Banda Aceh, tidak hanya menampung tetapi Ratna Beserta relawan  C-Four lainya memberikan pelayanan extra baik itu pendampingan pengurusan administrasi, memberikan donasi dan kebutuhan pasien serta pemantauan secara insten kepada pasien selama masa perawatan.

Aktivitas fulltime Ratna  tentu tidak terlepas dari dukungan keluarga terutama suami dan anak-anaknya yang sudah faham dengan rutinitas kegiatannya. Bagi Ratna yang juga merupakan salah seorang staff Administrasi SMU Laboratorium Unsyiah ini hampir tidak mengenal istilah  hari libur, Tidak jarang dia harus meninggalkan keluarganya demi mendampingi pasien baik di Rumah Sakit sekitar Banda Aceh maupun ketika di rujuk ke Rumah Sakit di luar Provinsi Aceh.

Sudah saatnya kita peduli, dan berbuat sesuatu untuk saudara kita yang sangat membutuhkan uluran tangan kita semua guna mengurangi beban kehidupan mereka terlbeih di saat kesedihan melanda ketika buah hati mereka terkena kanker.

Itulah sekelumit kisah tentang Ratna Eliza istri dari Afrizal ini adalah pejuang tangguh untuk “Memerdekakan” anak-anak Aceh dari penyakit kanker agar mendapat kebahagiaan. Sosok yang berkontribusi melalui kegiatan kemanusian ini tidak pernah jemu membantu sekaligus “Sahabat” bagi para anak-anak kancer aceh dan keluarga mereka.

*. Riega Petani Muda Yang Berdomisili di Dataran  Tinggi Gayo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed