Puluhan Haktar Tanam Cabai Gagal Panen

by

Baranewsaceh.co, Gayo Lues – Cuaca ekstrem disertai hujan dan banjir berdampak pada tanaman cabai dan sayuran di Desa Pulo Gelime. Puluhan hektare (ha) tanaman cabai di daerah ini dipastikan gagal panen karena tertimbun banjir tadi malam .(4/1/2018).

Sementara, harga cabai di pasaran terus melonjak. Para petani sayuran dan cabai di kawasan desa Pulo Gelime, mengeluhkan kondisi tanaman mereka
karena tanaman mereka kebanyakan sudah tertimbun, sebab cuaca ekstrem disertai hujan angin berdampak pada tanaman sayuran dan cabai yang saat ini sudah di usia musim panen.

Tanaman cabai diusia 4 bulan seharusnya sudah memasuki masa panen sebagian. namun kini dipastikan rusak. Pertumbuhan tanaman cabai tidak normal, pohon serta daunnya sudah ditutupi lumpur yang dibawa air.

Sebagian besar tanaman cabai akhirnya tidak berbuah dan dipastikan pada musim ini, para petani cabai gagal panen.

Aman.Ani  petani cabai di Desa  pulo gelime Kecamatan kecamatan Tripe Jaya mengatakan, dampak hujan deras banjir dan cuaca buruk ini merusak tanaman sayuran seperti cabai  tomat,dan terong.

“Tanaman cabai usia 4 bulan seharusnya sudah berbuah dan memasuki masa panen kini kondisinya rusak,” katanya.

“Banjir ini sudah kami predeksi pasalnya.air yang masuk ke daerah persawahan dan kawasan kebun cabai tomat dan bawang merah warga disebabkan kerana beronjong yang roboh diderah lompe lah. Beronjong yang di bangun pada ahir tahun lalu itu ternyata ketinggianya tidak sama dengan yang dulu.”terangya.

Dia ( aman.Ani) berharap besar pada penerintah kabupaten Gayo lues melalui dinas terkait . Hendaknya segera turun tangan untuk membuat benduan atau beronjong lagi. tapi kalu dibangun harusnya ketinggianya sama seperti yang dulu.”pungkasnya. (Ham).