banner 1280x334

Proyek Pengendalian Batang Agam Telan Biaya Hampir 200 Milyar

by
Kadis PUPR KOTA Payakumbuh Muslim dan Rizki Wahyudi

Payakumbuh , Baranewsaceh.co – Dengan talah berjalannya proyek pembangunan pengendalian Batang Agam yang mendapat anggaran sebesar Rp .1.88.797.831.000 dari dana APBN dengan sistem multiyear adalah usaha nyata dari Wali Kota Payakumbuh Rizaa Falepi yang gencar melobi pihak kementerian PUPR pusat sehingga kota Payakumbuh mendapat sebuah proyek besar  dimana proyek ini juga meripakan pilot Projek di pulau Sumatera ini .

Hal ini disampaikan oleh.Rizki Wahyudi ST.MT.PPK sungai dan pantai 1 KSDA Provinsi Sumatera Barat Pada acara sosialisasi dan Ground Breking Pembangunan pengendalian Batang Agam di Bantaran Batang Agam selasa10/1/2018.

Hadir pada kesempatan itu Kadis PUPR kota Payakumbuh Muslim,Sigit isnianto.Site Manager PT.Nusa Kontruksi Engenering (NKE), Qomaru Zaman ST.MT.Konsultan Supervisi ,Lurah Tanjung Pauh dan ketua LPMsekecamatan Payakumbuh Barat.

Acara sosialisasi dan Ground Breking Pembangunan pengendalian Batang Agam di Bantaran Batang Agam selasa10/1/2018.

Kadis PUPR kota Payakumbuh dalam sambutannya mengucapkan tetima kasih kepada seluruh pihak  yang telah membantu demi kelancaran proyek Stategis ini ,dengan kata lain usaha yang telah dilakukan oleh wali Kota Payakumbuh mulai dari perencanaan,melobi dan lolosnya proyek ini dari pusat perlu didukungoleh segenap masyarakat kota Payakumbuh

Kemudian , Ketua LPM Tanjung Pauh mengeluhkan kondisi jalan yang dilalui oleh kendaraan berat proyek yang bertonase berat, sudah mulai rusak dan berharap pihak Konsorsium yang mengerjakan proyek dan Dinas PUPR Payakumbuh dapat memperbaikinya.

Keluhan ini  langsung ditanggapi positif oleh pihak Konsorsium dan Kadis PUPR, “Kami memang sudah memprediksi semuanya dan telah dipersiapkan langkah-langkah untuk itu, segera setelah proyek ini selesai akan kami Perbaiki,” jawab Sigit Isnianto Site Manager PT NKE yang mewakili Konsorsium.

Pekerjaan proyek ini akan memakan waktu 900 hari kalender, masa pemeliharaan 180 hari kalender, dikerjakan oleh dua perusahaan yaitu PT. WIKA dan PT Nusa Konstruksi Engeniring serta Konsultan Proyek PT Inti Mulia Multi Kencana Bandung.tutup sigit (Saiful datuak)