oleh

Polda Sumut Lakukan Pemusnahan Barang Bukti Narkoba

Kapolda Sumut, Irjen Paulus Waterpaw saat memimpin pemusnahan barang bukti tangkapan narkoba di halaman Ditres Narkoba Polda Sumut. (ist/metro24jam.com) Sumber: https://news.metro24jam.com/read/2018/02/01/51219/polda-sumut-musnahkan-bb-tangkapan-narkoba Follow Twitter @Metro24Jamcom dan FB https://fb.com/metro24jamcom

Medan, Baranewsaceh.co –  Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan memusnahkan barang bukti narkoba hasil tangkapan sepanjang Januari 2019 sebanyak 4 kilogram narkoba jenis sabu dan 500 butir pil ekstasi dimusnahkan oleh reserse narkoba Polda Sumsel dengan cara diblender . Jum’at (08/02/2019).

AKBP Amazon Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan dalam hal pemusnahan ini mengatakan bahwa hal ini sebagai langkah kepolisian dalam pemberantasan narkoba di wilayah khususnya Sumatera Selatan.

“Narkoba yang dimusnahkan ini berasal dari barang bukti lima kasus narkoba yang berhasil diungkap jajaran Ditresnarkoba Polda Sumsel. Enam orang tersangka sudah kita amankan,” ungkap AKBP Amazon.

AKBP Amazon juga menjelaskan bahwa barang bukti Narkoba ini diungkap dari pengkuan tersangka didapat dari Aceh dan Medan, dan tersangka juga merupakan salah satu jaringan pengedar narkoba antar provinsi.

Daerah Palembang menjadi daerah penting bagi pengedar karena merupakan kota transit yang strategis untuk pengedaran narkoba kesejumlah daerah lainnya seperti Medan, Lampung hingga menuju Pulau Jawa dan sebaliknya.

“Bandar narkoba memanfaatkan Palembang sebagai kota transit, terlebih permintaan narkoba di wilayah Palembang sendiri juga cukup tinggi,” ucap AKBP Amazon

Jika digambarkan barang bukti narkoba yang dimusnahkan tersebut sama dengan menyelamatkan 30ribu generasi muda dari bahaya narkoba. “Jika satu kilogram sabu itu dapat digunakan oleh 6.000 orang dan 500 butir ekstasi dengan jumlah yang sama maka sekitar 30 ribu generasi muda dapat diselamatkan,” jelas AKBP Amazon.

Barang bukti narkoba yang dimusnahkan sebelumnya sudah diambil sampelnya untuk membuktikan kadar kandungan narkotika yang terkandung didalamnya.
Adapun enam tersangka yakni Didik Haryadi, Ade Wahyudi, Ariyadi, Rudi, dan M Hatta, sedangkan 1 tersangka lainnya kasusnya sudah dilimpahkan kepengadilan.

AKBP Amazon dalam hal ini juga menegaskan bahwa Polda Sumatera Selatan dan jajaran terkait lainnya terus berkomitmen memberantas peredaran narkoba khususnya di Bumi Sriwijaya.  Vonis mati terhadap sembilan terpidana kasus narkoba menjadi bukti kuat komitmen Polda Sumsel dalam pemberantasan peredaran narkoba.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumsel Inspektur Jendral Polisi Zulkarnain menanggapi penjatuhan vonis mati terhadap sembilan terpidana narkoba yang telah dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Kelas I A Palembang pada Maret 2018 lalu.

“Saya mengapresiasi atas putusan yang telah diambil oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Kelas I A Palembang. Kalau pun mereka (terpidana) melakukan kasasi, maka saya berharap hasilnya akan memperkuat putusan sebelumnya,” jelas Kapolda Sumut

(bb/sw/hy/Humas Polri)/RED

image_pdfimage_print

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed