oleh

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lebih Produktif dan Kompetitif

banner 300x250
image_pdfimage_print

BARANEWSACEH.CO,  GAYO LUES – Masih dalam Sidang Tahunan MPR RI di Ruang Sidang Paripurna I, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (16/8), Presiden Jokowi juga membahas tentang pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Presiden Jokowi melaporkan Pemerintah melakukan perombakan besar-besaran terhadap iklim kemudahan berusaha di Indonesia. “Tujuan utama kemudahan itu adalah membuat perekonomian kita bisa lebih produktif dan kompetitif, sambil terus meningkatkan kemandirian bangsa, sehingga bisa memberikan nilai tambah, terutama pembukaan lapangan kerja baru, dan menyerap pengangguran. Alhamdulillah, dengan kerja bersama, tingkat pengangguran terbuka semakin menurun dari 5,70 persen menjadi 5,13 persen,” jelasnya.

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga menjadi bahasan laporan Presiden Jokowi. “Pemerintah tidak hanya memperhatikan usaha yang besar-besar saja, tapi juga fokus pada UMKM dan 40 persen lapisan masyarakat terbawah,” tandas Jokowi.

Empat tahun terakhir, Pemerintah menurunkan tarif pajak final UMKM menjadi 0,5 persen serta penajaman KUR yang bisa dinikmati 12,3 juta UMKM. Jaminan perlindungan sosial juga kerap menjadi fokus Pemerintah.

“Pemerintah  bekerja menjaga stabilitas harga bahan-bahan pokok, menyalurkan Program Keluarga Harapan kepada 10 juta keluarga penerima manfaat, serta mereformasi sistem bantuan pangan menjadi program bantuan non tunai, agar lebih tepat sasaran, dan cakupannya akan ditingkatkan menjadi 15,6 juta penerima manfaat pada tahun 2019,” jelas Jokowi. (ART-Humas Kemensetneg)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed