oleh

Pertamina Melalui PT. Gas Wahyu Mulyo Kurangi Jatah Gas Bersubsidi

Slide thumbnail

PORTAL MEDIA ONLINE TERKINI

MENDORONG PERUBAHAN

BARANEWS ACEH

Slide thumbnail

PORTAL BERITA ONLINE

MENDORONG PERUBAHAN

BARANEWS ACEH

Slide thumbnail

TERCEPAT DAN AKURAT

MENDORONG PERUBAHAN

BARANEWS ACEH

Slide thumbnail

POLITIK, HUKUM DAN KRIMINAL

BERITA REGIONAL

BERITA NASIONAL

Slide thumbnail

ANTI HOAX

AKURAT

TERCEPAT

Ilustrasi

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO –  Jatah gas bersubsidi 3 kg untuk Kabupaten Gayo Lues diduga dikurangi oleh pertamina melalui PT. Gas Wahyu Mulyo sehingga tiga pangkalan di Kecamatan Trangun, Blangpegayon dan Putri Betung jatah gas bersubsidi untuk tiga Kecamatan tersebut berkurang.

Hasil investigasi wartawan Rabu (11/4/2018) jumlah gas bersubsidi dipangkalan ada pengurangan dari Pertamina sehingga jatah untuk pangkalan di Kecamatan Putri Betung Muliaty hanya diberikan 650/bulan, Muslim 600/bulan, untuk Kecamatan Blangpegayon 700/bulan dan untuk jatah pangkalan Kecamatan Trangun hanya menerima 360/bulan.

Masyrakat Trangun Mak Pitri mengatakan harga gas diencer mencapai 35 ribu sekali isi ulang, karena dirinya juga membeli gas tersebut mahal 28 ribu dan 30 ribu sekali isi ulang itupun gas nya tidak ada. Oleh sebab itu ia berharap kepada pemerintah daerah untuk segera mengeluarkan harga enceran tetap (HET) supaya harga tidak dipermainkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Senada juga dikatakan oleh Warga Ketukah Kecamatan Blangjerango Ida, mereka mendapatkan gas bersubsidi 3 kg menunggu orang jualan sayur lewat walaupun harga gas yg dijual kepada masyrakat mahal tetap juga dibeli, apa lagi masyrakat kecil gas 12 kg tidak mampu untuk membelinya karena harga nya mahal sampai ratusan ribu rupiah.

sementara itu perwakilan agen penyalur gas PT. Gas Wahyu Mulyo wilayah Gayo Lues Iwan membenarkan ada pengurangan Gas untuk pangkalan,” sebutnya singkat via whatshaf. (Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed