banner 728x150

Peranan Penyuluh Pertanian Membangun Daerah Dengan Menulis

by
Mukhlis, S.Pt.,M.Ec.Dev- Widyaiswara Muda di UPTB Balai Pendidikan dan Pelatihan Pertanian Aceh

Baranewsaceh.co – Membangun daerah merupakan tanggungjawab yang melekat pada setiap diri kita, baik sebagai masyarakat biasa, swasta/ pengusaha dan apalagi sebagai aparatur pemerintah. Sesuai dengan fungsi kita sebagai penyuluh pertanian sudah menjadi kewajiban untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh petani, peternak, pemelihara ikan dan masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari hasil hutan (rotan, madu, damar, dan lain sebagainya).

Kewajiban mewujudkan kesejahteraan pada aparatur pemerintah sebagai penyuluh pertanian dikarenakan memiliki beberapa keutamaan, yaitu:

  1. Memiliki SDM yang mumpuni dan setiap saat diharapkan terjadi peningkatan kompetensinya;
  2. Menguasai SDA yang seluas-luasnya diusahakan bagi kemaslahatan seluruh rakyat;
  3. Berkewenangan membuat undang- undang (hak legislasi) demi kelancaran dalam mejalankan pemerintahan.

Jadi sudah sepantasnya kita selaku penyuluh pertanian untuk membangun pertanian yang mandiri dan sejahtera, yaitu salah satunya dengan menginformasikan semua kejadian dilapangan menggunakan media tulis menulis.

Dengan penggambaran kejadian usaha pembangunan pertanian oleh petani diwilayah kerja masing-masing penyuluh akan menjadi sebuah berita dan data untuk memberikan solusi kepada masalah yang timbul. Juga menjadi contoh dan motivasi bagi keberhasilan dilapangan.

Secara tidak langsung menulis juga dapat mempengaruhi kebijakan pemerintah, yang tentunya dengan tujuan dan penyampaian secara baik dan santun.  Artinya siapapun dapat melakukan hal tersebut walaupun penyuluh tidak punya hubungan dengan pejabat tinggi dipemerintahan.

Melihat efektifitas dan kemudahan penggunaan media sosial (medsos) untuk menyampaikan setiap kejadian, menulis menjadi sebuah strategi yang bisa diandalkan oleh setiap penyuluh. Effek multy player (efek ganda) dari menulis yaitu tersampaikannya kejadian sebenarnya dilapangan dan nilai kredit point untuk kenaikan pangkat.

Tentu saja hal ini membutuhkan kerja keras dan cerdas oleh kita semua untuk menjadi kenyataan serta kesabaran yang ekstra besar mengingat keterbatasan anggaran dan waktu usulan kegiatan oleh pemerintah. Untuk menimbulkan sifat baik ini, kita harus mampu memotivasi diri sendiri dan selalu berfikir positif (positif thinking) untuk kejadian apapun yang kita alami.

Mari kepada penyuluh pertanian aceh untuk mau dan mampu menginformasikan semua yang terjadi dilapangan sesuai wilayah kerja masing-masing dengan menulis, sehingga menjadi sebuah kekuatan dalam membangun pertanian kedepan menjadi lebih baik dan berkelanjutan (sustaneable). Kalau bukan kita siapa lagi, jangan harap datang kemajuan dengan mimpi (visi) saja namun disertai dengan usaha dan kerja keras secara ikhlas dan menyerahkan hasilnya hanya kepada Allah Swt (tawakkal). Aamiin 3X

  • Mukhlis, S.Pt.,M.Ec.Dev- Widyaiswara Muda di UPTB Balai Pendidikan dan Pelatihan Pertanian Aceh, Jalan Banda Aceh- Medan Km.72. HP 081210043133