oleh

Pepisahan Satgas TMMD Kodim 0113 Gayo Lues Dengan Masyarakat Tampeng

banner 300x250
image_pdfimage_print

Gayo Lues, Baranewsaceh. Co – Perpisahan Masyarakat Tampeng dengan Satgas TMMD Kodim 0113 Gayo Lues, Masyarakat Kampung Tampeng Mengucapkan Terimakasih kepada Satgas TMMD Kodim 0113 Gayo Lues Tahun 2018.

Acara Tersebut dihadiri Bupati Gayo Lues, Dandim 0113 Gayo Lues, Wakapolres  Gayo Lues, Camat Kota Panjang, Pengulu dan Masyrakat, Betempat di Menasah Desa Tampeng. Rabu, (08 Agustus 2018).

Malam penutupan adalah malam perpisahan Satgas TMMD Kodim 0113 Gayo Lues bersama masyarakat Desa Tampeng Kecamatan Kota Panjang Kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh.

Pirdaus dalam Sambutanya mengatakan”, acara malam ini terlaksana atas tingginya partisipasi masyrakat tampeng dan tingginya suport dari masyarakat diluar Desa Tampeng juga, kami selaku panitia plaksana meminta maaf, mungkin ada ucapan yang sudah salah kata, ucapan yang menyinggung hati tanpa disadari, kami Panitia TMMD Ke – 102 kali ini memohon maaf atas segala kekurangan”,Imbuhnya.

Kepala Desa Tempeng menambahkan”,  perpisahan atau pelepasan Satgas TMMD Kodim 0113, besok kita sudah berpisah dengan mereka, rasa sedih dan terharu pasti akan terasa pada kita, karna mereka ini sudah seperti saudara dekat kita, saya sudah menggap mereka sebagai anak saya, anak kita, Satgas Tidak merasa cemak membersihkan MCK masjit untuk itu kita masyarakat Tempeng ini harus menjaga kebersihan karna kebersihan sebagian dari keimanan, itu adalah contoh kepada kita masyarakat tampeng, agar kita menjaga kebersihan supaya kita tidak mudah didatangi penyakit, saya selaku kepala Desa mewakili Masyarakat Tampeng mengucapkan terimakasih kepada Satgas TMMD Kodim 0113 Gayo Lues”, ucapnya.

Dandim Kodim 0113 Gayo Lues mengatakan”, saya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat bapak/ibu adik-adik anak muda Desa Tampeng yang telah ikut menyukseskan TMMD ke 102 kali ini, saya juga memngucapkan terimakasih kepada Awak media yang sudah mensosialisakan dengan tidak hentinya yang sudah bersusah payah turun mengikuti mensukseskan TMMD, bahkan sampe ada yang jatuh pada TMMD yang lalu namun semangatnya tetap tidak membuatnya surut mempublikasikan acara TMMD, saya mengucapkan banyak terimakasih, sangat banyak sekali jasa – jasa saudara saya untuk menyukseskan TMMD baik TMMD kali ini maupun yang lalu, harapan saya selaku komandan Satgas TMMD kepada masyarakat Desa Tampeng ini, agar selalu menjaga Desa Kita ini selalu bersih, kebersihan itu sebagian dari iman kita juga harus menjaganya agar yang kita jaga ini sesuai dengan pisi misi Pemerintah Kabupaten Gayo Lues kita yang islami mandiri dan sejahtera, saya berharap jika ada tahun depan pelombaan antara Desa, Desa Tampeng akan mendapat juara satu, jika kita menjaga desa kita ini selalu bersih selalu damai, kompak dan bersatu”, ungkapnya.

Buapati Gayo Lues dalam arahanya menyampaikan”, saya sangat berterimakasih kepada Saudara kita TNI yang sudah bersusah payah membangun Desa Tampeng ini melalui TMMD, mereka bergaul dengan masyarakat memberikan contoh yang baik, mensosialisasikan kebersihan, mesosialisaikan jauh dari narkoba, bermacam – macam dilakukan sosialisai positif, melalui TMMD mereka membangun Jembatan, jalan dan membangun pekerjaan pisik lainya, kita sangat mensukurinya, kami tadi siang sudah membagikan bibit kayu mahoni kepada adik- adik KKN agar besok bisa ditanam bersama Satgas TMMD sebagai kenang- kenangan bersama, supaya kayu ini tetap menjadi kenagan agar terawat hingga dia besar dan bermanfaat bagi kita semua juga sebagai lambang adanya Mahasiswa KKN dan TMMD Didesa Tampeng ini.

Saya berharap kepada bapak/ibu masyarakat tampeng ini bisa memberikan contoh yang baik kepada saudara kita di Kabupaten Gayo Lues ini”, Katanya.

Kesan Tokoh masyarakat Tampeng”, Allah SWT menyuruh kita besaudara, besilaturahmi, agar kita selalu kompak dalam mejalin hubungan berbangsa, bernegara dan beragama, sebagai mana saudara kita sudah satu bulan di desa tampeng ini.

Dulu sebelum TMMD hadir Didesa Tampeng, Hasil panen selama itu kita memikulnya lebih kurang dua kilo meter, tapi hari ini datang saudara kita TNI membangun jalan dan kita menempuhnya membawa hasil tani kita haya dengan dua menit menggunakan kedaraan sudah sampai didesa kita ini dari ladang.

Dulu sejarah Canduri memang sudah terukir didesa tampeng ini, hari ini saudara kita juga sudah membuat tugu perjuangan tamping, jika saudara kita datang dari luar dia pasti bertanya dengan sejarah tampeng karna dia melihat lambang berupa tugu perjuang yang sudah dibuat saudara kita ini.

Hari ini juga saudara kita sudah membangun persatuan, kekeluargaan di antara kita menjadi kompak, juga sudah membangun sasaran pisik dan sasaran nonpisik lainya, hari ini juga kita harus menjaganya setelah saudara kita ini sudah tidak lagi disini”, imbuhnya. (J.porang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed