oleh

Pendaftaran Murid Baru Di Agara Tanpa Rayonisasi

image_pdfimage_print

Kutacane Baranewsaceh – Penerimaan Siswa /I baru di semua tingkatan mulai dari Sekolah dasar(SD) hingga sekolah lanjutan tingkat atas tahun pelajaran 2018/2019 ini di Bumi Sepakat -Segenap Kabupaten Aceh Tenggara(Agara), masih belum memberlakukan kebijakan Kemendikbud dengan sistem zonasi. Pendaftaran Siswa baru dilaksanakan tanpa rayonisasi. Para Siswa yang mendaftar  dapat diterima dari sekolah-sekolah  manapun,tanpa menggunakan sistem zonasi atau jarak tempuh dari tempat tinggal siswa ke sekolah terdekat yang ada di kawasannya, sehingga mengakibatkan adanya sekolah lanjutan tingkat atas(SLTA) terpaksa mengalami nasib kurang baik, atau sangat minim siswa ,bahkan bisa saja tutup total,karena ketiadaan murid baru. Sungguh sangat memprihatinkan jika hal ini benar-benar terjadi.

Contohnya, SMA Negeri 1 Lawe Sigala-gala Kabupaten Aceh Tenggara Provinsi Aceh, Siswa baru yang mendaftar sangat membludak, sementara yang diterima hanya separuh dari jumlah yang mendaftar. Disini sistem rayonisasi atau zonasi tidak diberlakukan. Murid  baru bebas diterima dari sekolah-sekolah manapun itu,walaupun walaupun jarak tempuhnya jauh dari tempat tinggal siswa yang mendaftar. Anak didik yang domisilinya di kawasan Kute Gaya Jaya, Kedataran Gabungan, Kertimbang, Gabungan Parsaoran, Ndaoh Ni Tenggau, dan Pardamean seharusnya mendaftar ke SMA Negeri 3 Lawe Sigala-gala , bukan ke SMA Negeri 1 Lawe Sigala-gala , hal itu sesuai ketentuan baru Kemendikbud dengan system zonasi.

Beberapa  orangtua murid yang berhasil diwawancarai Wartawan Surat kabar mingguan nasional Media Berantas Kriminal Medan/Media Online Baranews.Aceh, mempertanyakan seputar adanya kebijakan baru Kemendikbud tersebut, mengatakan bahwa kebijakan Kemendikbud itu adalah sangat tepat dan membantu para siswa yang tempat tinggalnya dekat dengan sekolah tujuan, sekaligus menghilangkan image(khayalan), adanya sekolah favorite di negeri ini. Namun,para orangtua siswa itu sangat menyesalkan mengapa kebijakan Kemendikbud tersebut belum diberlakukan di Bumi Sepakat-Segenap  Kabupaten Aceh Tenggara ini. Jika seandainya SMA N 3 Lawe Sigala-gala di Parsaoran-Pardomuan tidak punya murid memadai/sangat minim sekali, masyarakat berharap  agar siswa yang mendaftar ke SMA lain, dari SMP N 4 Lawe Sigala-gala dikembalikan saja ke SMA tetangganya sendiri yang satu atap.(P.Lubis)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed