oleh

Pemkab Bener Meriah Akan Tertipkan Lahan Peternakan Pintu Rime Gayo

Slide thumbnail

PORTAL MEDIA ONLINE TERKINI

MENDORONG PERUBAHAN

BARANEWS ACEH

Slide thumbnail

PORTAL BERITA ONLINE

MENDORONG PERUBAHAN

BARANEWS ACEH

Slide thumbnail

TERCEPAT DAN AKURAT

MENDORONG PERUBAHAN

BARANEWS ACEH

Slide thumbnail

POLITIK, HUKUM DAN KRIMINAL

BERITA REGIONAL

BERITA NASIONAL

Slide thumbnail

ANTI HOAX

AKURAT

TERCEPAT

Bener Meriah Baranewsaceh –
Persoalan lahan peternakan exs lahan PT. Aceh Agro Bisnis (AAB) akhirnya mulai menemukan titik terang, setelah Bupati Ahmadi melakukan audensi dengan segenap unsur muspika kecamatan Pintu Rime Gayo, Reje kampung tokoh masyarakat, serta para petani peternak. Pertemuan tersebut berlangsung di Aula offroom setdakab Bener Meriah. Selasa (09/04).

Hasil kesepakatan bersama, perlu adanya penataan, serta pengukuran ulang terkait luas lahan perueren, yang sebagian sudah di kuasai oleh masyarakat. Berdasarkan penuturan kepala Kampung Blang Rakal, bahwa selama ini dia sudah mengeluarkan 2 akte, dan 15 Sporadik tanah diatas lahan perueren.

Selain itu, Sahrial atau yang lebih di kenal dengan Datu Rakal menjelaskan bahwa, Keseluruhan luas areal lahan peternakan awalnya mencapai 372 H. Kemudian dari luas tersebut diatas, telah di ambil sebagian untuk Areal percetakan sawah baru seluas 46 hektar, Kampung 15 hektar, untuk lahan BBI, sekolah SD dan sekolah SMA serta lahan yang telah dikuasai masyarakat.

Hasil dari pertemuan antara masyarakat serta Muspika Kecamatan Pintu Rime Gayo bersama Bupati Ahmadi yang didampingi asisten 1 Drs. Muklis, kadis pertanian, dan kabag peternakan serta hukum dan pertanahan. Telah disepakati akan di bentuk tim guna melakukan pengukuran ulang terkait luas areal peternakan di wilayah kecamatan Pintu Rime Gayo. Berdasarkan data hasil ukur ulang tersebut nantinya akan di jadikan bahan laporan Pemkab Bener Meriah kepada pihak kementerian selaku penguasa lahan peternakan Blang Rakal.

Bupati Ahmadi, juga merencanakan akan membuat parit Isolasi sebagai pembatas, guna mengantisifasi penyerobotan lahan dan tapal batas areal perueren. Hal ini bertujuan untuk menjamin kelangsungan dan ketersediaan lahan peternakan kedepan di Kecamatan Pintu Rime Gayo.

Bupati Ahmadi Juga tengah berupaya untuk mengembalikan areal percetakan sawah baru, untuk di jadikan sebagai areal peternakan kembali seperti semula. Hal ini sangat beralasan mengingat terlalu kecilnya debit air sebagai pasokan air untuk mengairi areal percetakan sawah baru.

Disisi lain Bupati Ahmadi juga menghimbau kepada para petani dan peternak agar mengupayakan adanya penanam rumput kembali, serta terbentuknya kelompok kelompok peternak. Karena menurut Ahmadi salah satu penunjang keberhasilan peternakan adalah tersedianya pakan yang memadai. Ucap Bupati Ahmadi yang juga seorang peternak sapi di Bener Meriah.(DN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed