Pelanggaran Qanun Syariat Islam di Simeulue Meningkat Tahun Ini

by

Simeulue Baranewsaceh.co – 16 Orang pelanggar qanun syariat islam di Simeulue di eksekusi cambuk di depan umum mesjid Agung Baiturrahmah Sinabang dan disaksikan ribuan masyarakat Simeulue.Jum’at , 22/12. pukul.14 : 10. Wib.

Kejaksaan Negeri Simeulue bersama Dinas Syariat Islam Kabupaten Simeulue

Melaksanakan Ukubat hukum cambuk pada 16 orang tersangka pelanggar qanun Syari’at Islam Aceh di Sumeulue, bertempat didepan Mesjid Agung Baiturrahmah Kota Sinabang, Jalan Pahlawan Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue.

16 (enam belas) Tersangka pelanggar qanun itu, 1. Ramli bin Dahamun, kasus miras (khamar) dicambuk 7 kali cambukan, 2. Mahyun. Bin Alm Jibin kasus khamar dicambuk 9 kali cambukan, 3. Muhammad Zen Bin M.Rusin, kasus Maisir (Judi) dicambuk 9 kali cambukan, 4. Junaidi , kasus Maisir dicambuk 6 kali cambukan, 5. Marta Irawan, kasus Maisir dicambuk 6 kali cambukan, 6. Syahruddin Bin Alm. Hamidi, kasus Maisir dicambuk 6 kali cambukan, 7. Denny Irfandi Bin. Sudirman, kasus Maisir dicambuk 6 kali cambukan, 8. Syafwandi Bin.Alm. Syarifuddin, kasus Maisir dicambuk 6 kali cambukan, 9. Barmawan Bin.Alm.M.Saman, kasus Maisir dicambuk 9 kali cambukan, 10. Jon Rido Garingging Bin. Jasinter Garingging, kasus Maisir dicambuk 9 kali cambukan, 11. Muhammad Daud Bin. Rusdi, kasus Maisir dicambuk 9 kali cambukan, 12. Muhklis Bin. Alm. Kaca, kasus Maisir dicambuk 9 kali cambukan. 13. Samsul Bahri Bin. Adriansyah, kasus Khalwat / Ihtilath (mesum) dicambuk dengan 26 kali cambukan, 14. Rosmayani Binti. Kasiaman, kasus Khalwat/ Ihtilath dicambuk 26 kali cambukan, 15. Desmiri Darwan. S.Pd. Bin. Dinul Amin, kasus Khalwat / Ihtilath dicambuk 27 kali cambukan, 16. Rini Ilma Ninggsi Binti. Tarikuddin, Kasus Khalwat / Ihtilath dicambuk 27 kali cambukan, proses eksekusi turur dihadiri dan disaksikan sejumlah Muspika Simeulue.

Drs.Hasbi Hendra menyampaikan sambutannya dalam kapasitasnya mewakili Pemkab Simeliue, mengatakan, “proses eksekusi ukubat cambuk hari adalah sebuah pembelajaran bagi kita semua sebagai ummat muslim, agar kita jadikan ini sebuah ihktibar, supa kita bisa berubah dan jangan berbuat kesalahan, selanjutnya agar kita tidak melanggar semua syariat yang sudah disyariatkan kepada kita.” Nasehat. Hasbi.

Kajari Simeulue, Jamaluddin.SH.MA. juga memberikan sambutan,” ianya berharap setelah proses ukkubat cambuk ini kita laksankan, kiranya bagi para tersangka pelanggar qanun syariat ini untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama, selanjutnya bagi para tersangka dapat kembali lagi kemasyarakat untuk membaur dan bersiraturrahmi serta jadikanlah ini sebagai pembelajaran dan guru yang besar untuk kita menuju masadepan yang lebih baik kedepan.”Ungkap. Jamaluddin.

Pelanggaran qanun syariat Islam dalam tahun 2017, jumlah 16 orang ini termasuk jumlah yang cukup meningkat dibanding tahun ‘ tahun sebelum nya, karena selama diberlakukan nya qanun syariat Islam di Aceh, Simeulue belum pernah mencapai jumlah (16) kasus pelanggaran sebanyak ini, kiranya dinas terkait harus lebih giat dan gencar lagi untuk mensosialisasikan terkait qanun syariat Islam kepada masyarakat.

Acara prose ukkubat berjalan dengan baik dan lancar, tepat pukul 15: 40. Wib acara Eksekusi berakhir, semua masyarakat yang mengikuti jalannya proses tersebut membubarkan diri (arb).