oleh

Pasar Lawe Desky Aceh Tenggara Jual Daging Babi

Pedagang jual daging babi di pada hari pekan Lawe Desky, Aceh Tenggara, Senin (24/12/2018) FOTO/HAI/Mahyuddin.

Kutacane, Baranewsaceh.co – Umat muslim yang bermukim di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh sempat dibuat resah terkait berkembangnya isu penjualan daging babi pada hari ‘pekan’ di pasar Lawe Desky, Senin 24 Desember 2018.

“Sekitar pukul 09.00 Wib pagi tadi, kami selaku masyarakat merasa sangat keberatan atas terjadinya penjualan daging babi di pasar Lawe Desky ,kalau boleh ini ditindak secepatnya” ungkap Mukhlisin, salah seorang warga setempat kepada HARIANACEH.co.id.

Muklisin mengatakan, Kabupaten Aceh Tenggara merupakan daerah syariat Islam di provinsi Aceh, dimana mengenai hal tersebut sebelumnya sudah ada dibuat kesepakatan bahwa masyarakat non muslim tidak bisa menjual daging babi secara bebas setiap hari pekan Lawe Desky.

“Artinya dilarang jual daging babi di sini, apalagi di tempat umum seperti di pasar atau hari pekan. Namun toleransi Umat beragama itu kita harapkan jangan di manfaatkan kepada yang salah atau tidak sesuai aturan. Pernyataan ini bukan maksut melarang umat kebebasan beragama.” tutur Ikbal, salah seorang pejabat pada Dinas Syariat Islam Aceh Tenggara.

Setelah mendapat informasi tersebut, awak media langsung menuju lokasi untuk memastikan isu penjualan daging babi itu, tepatnya di pinggir jalan raya pasar Lawe Desky sekitar pukul 10.00 wib (24/12/18) telihat sebagian penjual ada yang menjual daging babi.

Pantauan jurnalis HARIANACEH.co.id Mahyuddin, penjualan daging babi di hari pekan Lawe Desky memang benar adanya, namun sudah dihentikan oleh pihak Kepolisian bersama TNI dan Camat Babul Makmur. Proses penghentian tersebut berjalan aman, lancar dan kondusif.

“Sudah di hentikan penjualan daging babi nya ,dan jika perlu nantinya bapak Gubernur tahu masalah ini ” ungkap Camat Babul makmur, Ismaidi saat dikonfirmasi.

Laporan Mahyudin dari Aceh Tenggara

SUMBER :HARIAN ACEH

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed