Para Kabid Distan, Buka Diskusi Dengan Perwakilan Kelompoktani di Gayo Lues

by
Para Kepala Bidang yang mengikuti diskusi tersebut yaitu, Kabid Penyuluhan Melana Sp, Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian dalam hal ini di wakili Oleh Husin hasbi, Kabid Tanaman pangan M Nasir Sp, Kabid Hortikultura Sarip , Kabid Peternakan Imran, dan Kabid Perkebunan Ir Ramadan.

GAYO LUES, BARANNEWSACEH.CO – Semua Kepala Bidang (Kabid) dari Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues buka diskusi dengan Perwakilan kelompok tani seKabupaten Gayo Lues , Rabu ( 20/12/2017).

Para Kepala Bidang yang mengikuti diskusi tersebut yaitu, Kabid Penyuluhan Melana Sp, Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian dalam hal ini di wakili Oleh Husin hasbi, Kabid Tanaman pangan M Nasir Sp, Kabid Hortikultura Sarip , Kabid Peternakan Imran, dan Kabid Perkebunan Ir Ramadan.

Dari 886 kelompok tani yang sudah ter SK sesuai keputusan Bupati Nomor 521.12/455/2016, sebanyak 90 orang pengurus kelompok tani tersebut dari enam kecamatan mewakili pengurus kelompok Tani yang lain untuk mengikuti diskusi ini.

Pengurus kelompok tani yang di undang dalam kesempatan ini ya itu, dari Kecamatan Blangkejeren, Blangpegayon, Dabun Gelang, Kutapanjang, Blangjerango dan Kecamatan Rikit Gaib.

Diskusi yang di selenggarakan pada acara Peningkatan kelembagaan Petani ini sengaja di jadwalkan di akhir acara, supaya apa bila ada permasalahan yang belum terpecahkan bisa di rembukan kembali pada sesen ini.

Tujuan di bukanya diskusi tersebut diantaranya untuk memecahkan permasalahan yang di hadapi masing-masing kelompok tani, karena selama ini ketidak singkronan program pemerinta dengan kelompok tani menjadi proritas permasalahan di kelembagaan Petani Kabupaten Gayo Lues secara Umum.

Pada acara ini Masing-masing kabid memaparkan programnya untuk tahun berikutnya, bermacam peluang di berikan kepada kelompok tani untuk mengusulkan sarana dan prasarana untuk bidang usahan taninya melalui Proposal.

Para Kabid ini Berharap supaya kerja sama semua pihak agar bisa di tingkatkan, supaya permasalahan yang selama ini menghambat program pemerintah dan ekonomi Masyarakat bisa di pecahkan.

Salah satu Peteni yang mingikuti diskusi itu yang tidak mau di sebutkan namanya, juga mengharapkan kepada semua bidang yang menangani bantuan, supaya kedepanya lebih bersikap propesional dan objektip bila menyalurkan bantuan.

“Apa bila bantuan tersebut di salurkan tidak tepat sasaran dan tidak sesuai sebagai mana mestinya, hal itu bisa menjadi permasalahan di kelompok” kata Petani itu

Kemudian lanjut beliau sebelumya dia juga sudah beberapa kali mengajukan proposal, tapi sampai sekarang tidak ada keluar yang di mohonkanya

“Proposal yang saya ajukan masih ada pertinggalnya di rumah, temasuk sama PPL juga ada saya kasih kopianya, tapi sampai sekarang tidak ada keluar yang kami ajukan” sebut Petani itu

sambung Dia “Kalau memang pemerintah betul-betul ingin membantu petani, kami berharap khususnya kepada Dinas pertanian agar berlaku adil bila ingin menyalurkan bantuan dan jangan tebang pilih ” kata petani itu.(5kr)