oleh

Pak Berlian Pemilik Otak Berlian Dari Uning Teritit Bener Meriah

Bener Meriah. Baranewsaceh.co – Meskipun hanya berbekal pendidikan sebatas sekolah dasar (SD) Pak Berlian (60) memang memiliki otak jenius dan berlian. Ide kreatifnya yang cemerlang sudah di akui dalam hal membuat Inovasi baru. Adapun inovasi yang diciptakannya adalah menjadikan sebuah mobil truk rongsokan jenis cold diesel 4 roda menjadi sebuah kilang kopi berjalan, atau dalam istilah perijinan disebut “Industri Berjalan”

Munculnya ide kreatif dari pak Berlian dalam membuat sebuah kilang kopi berjalan, berawal ketika Pak Berlian melihat betapa sulitnya para petani harus membawa kopi ke pabrik, selesai digiling dibawa pulang kembali untuk dijemur. Butuh waktu dan proses yang lama serta banyaknya biaya yang di keluarkan. Selain itu pak Berlian berkeinginan petani dapat mengolah hasil kebunnya sendiri, jadi tidak hanya menjual gelondongan, melainkan ada upaya dan keinginan petani untuk mengolah hasil kebunnya sendiri dengan adanya kilang kopi berjalan, sehingga petani tidak merasa di rugikan.

Atas dasar itulah saya berpikir bagai mana caranya agar kopi petani dapat digiling dikebunnya sendiri sehingga petani dapat melihat dan terlibat langsung dalam proses penggilingan dan penimbangan, serta dapat melihat langsung mutu dari hasil penggilingan. Sehingga tidak ada kesan para petani merasa di rugikan. Selain itu ongkosnyamurah serta ramah lingkungan. Begitu juga dengan ampas kulit kopi berupa sekam tidak terbuang dan bisa di jadika pupuk kembali bagi pemilik kebun kopi, Ucapnya. Lalu bagai mana proses awal Pak Berlian memulai usaha ini…?, berikut penuturannya kepada Baranewsaceh.co. Jumat (21/12).

Pak Berlian memiliki skil sebagai seorang mekanik, selanjutnya pak Berlian membeli sebuah mobil truk jenis Cold Diesel 4 roda keluaran tahun 80 an, dengan kondisi mobil pada saat itu sudah terparkir dan dalam posisi down. Kemudian pak Berlian mencoba untuk kembali memperbaiki mesinnya dan menghidupkannya kembali. Selanjutnya Pak Berlian mendudukkan sebuah huller penggilingan kopi di atas mobil tersebut.

Pada proses penggilingan kopi, Pak Berlian menggunakan mesin mobil itu sendiri. Hanya saja ketika hendak menggiling kopi pak Berlian terlebih dahulu menarik kopling gardank dan mengalihkan kekuatan mesin mobil tersebut untuk memutar huller. Saat ini proses pemindahan kopleng masih manual ketusnya. Nanti kita akan modivikasi BTO agar ketika pergantian antara kopling mobil dan huller bisa di lakukan secara otomatis. Ungkapnya.

Sepertinya orang orang seperti ini yang perlu di perhatikan olah pemjab Bener Meriah, Insfiratip, inovatip, dan mampu menyediakan lapangan kerja. Sehingga petani dan pedagang merasa terbantu. Tentu hal ini sejalan dengan keinginan dari seorang Plt. Bupati Bener Meriah Tgk Sarkawi, yang menginginkan keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) Pante Raya sebagai pusat inovasi dan pelatihan, disamping sebagai pusat produksi dari berbagai macam jenis produk daerah yang mampu di jual dan dipasarkan.

Sebelumnya Pak Berlian juga pernah membuat turbin kincir air di kampung Uning Teritit. Kala itu ada dua Kampung di seputaran Uning Teritit dapat diterangi listrik pada era tahun 90 an. Namun setelah aliran listrik PLN masuk ke desa tersebut, turbin listrik tenaga hydro buatan Pak Berlian akhirnya ditinggalkan

Atas Inovasi kreatif serta karya besar yang telah dibuatnya, sudah selayaknya Pemkab Bener Meriah mengapresiasi Pak Berlian dalam hal penyertaan modal, agar usaha ini dapat di kembangkan. Pemkab Bener Meriah hendaknya memanggil orang orang yang berpotensi dan berprestasi swperti ini pada peringatan HUT Kabupaten Bener Meriah yang ke 15 tahun ini. Ketimbang hanya mengulang ulang sejarah pemekaran yang hanya menonjolkan sipat ke akuan. Sementara pemilik ide dan gagasan serta asfirasi dari semua itu, tidak pernahpun merasa kepingin dipuja dan dipuji. (DN).

banner 300x250

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed