MK Menolak Gugatan Perselisihan Sengketa Pilkada Kabupaten Bireun, Pidie dan Aceh Barat Daya

by
Sidang Pengucapan Putusan Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2017, Senin (3/4) di Ruang Sidang Pleno Gedung MK. Foto Humas/Ganie.

JAKARTA, BARANEWSACEH.CO | Mahkamah Konstitusi menolak gugatan perselisihan sengketa Pilkada  Kabupaten Bireun, Kabupaten Pidie,  Kabupaten Aceh Barat Daya yang diputuskan pada Senin 03 April 2017.  Dari hasil Pilkada disidangkan pada hari ini. Dalam sidang pengucapan putusan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah (PHP Kada)tersebut, Mahkamah Konstitusi (MK) tidak dapat menerima  permohonan.

MK beralasan semua perkara itu tak memenuhi kedudukan hukum seperti yang diatur dalam Pasal 158 ayat (2) UU Pilkada.

Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh Tahun 2017
Nomor :17/PHP.BUP-XV/2017 Pokok Perkara :Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh Tahun 2017,  Pemohon : 1.H. Said Syamsul Bahri 2.Drs. H.M. Nafis A Manaf, MM Kuasa Pemohon : Safaruddin, SH

Permohonan calon kepala daerah di Kabupaten Aceh Barat Daya dengan Amar Putusan :

Mengadili,

  1. Mengabulkan eksepsi Termohon dan Esepsi Pihak Terkait mengenai Kedudukan hukum (Legal standing) Pemohon;
  2. Menyatakan permohonan Pemohon tidak dapat diterima;

Berikut Link Putusan : Sengketa Pilkada Kabupaten Aceh Barat Daya

Nomor
:
16/PHP.BUP-XV/2017 Pokok Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh Tahun 2017 dengan Pemohon : 1.H. M. Yusuf Abdul Wahab 2.dr. Purnama Setia Budi, Sp. OG. Kuasa Pemohon : Muhammad Reza Maulana, S.H.,dkk
Permohonan calon kepala daerah di Kabupaten Bireun  dengan Amar Putusan :

Mengadili,

  1. Mengabulkan eksepsi Termohon dan Esepsi Pihak Terkait mengenai Tenggang waktu pengajuan Permohonan;
  2. Menyatakan permohonan Pemohon tidak dapat diterima;

Berikut Link Putusan : Sengketa Pilkada Kabupaten Bireun

 

Nomor : 15/PHP.BUP-XV/2017 Pokok Perkara : Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh Tahun 2017 Pemohon : 1.Sarjani Abdullah 2.M. Iriawan, SE Kuasa Pemohon : Veri Junaidi, S.H.,dkk
Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh Tahun 2017

Permohonan calon kepala daerah di Kabupaten Pidie dengan Amar Putusan :

Mengadili,

  1. Mengabulkan eksepsi Termohon dan Esepsi Pihak Terkait mengenai Kedudukan hukum (Legal standing) Pemohon;
  2. Menyatakan permohonan Pemohon tidak dapat diterima;

Berikut Link Putusan : Sengketa Pilkada Kabupaten Pidie

Dengan demikian, putusan ini mengukuhkan kemenangan untuk termohon Kabupaten Bireun, Aceh Barat Daya dan Pidie. (Ilham)