oleh

MIN 1 Bener Meriah Butuh Perhatian Pemkab Bener Meriah

banner 300x250
image_pdfimage_print

Bener Meriah, Baranewsaceh.co – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bener Meriah yang terletak di kampung Belang Sentang atau tepatnya di jantung kota Simpang Tiga Redelong kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah.

Kondisi terkini dari sekolah yang telah melahirkan ribuan sarjana ini sangat memprihatinkan. Hal ini di karenakan, sekolah ini hanya memiliki 10 ruang belajar (rumbel) dengan jumlah murid sebanyak 711 orang. Jadi bisa di bayangkan betapa sesaknya MIN 1 Bener Meriah, jika semua muridnya hadir secara bersamaan di sekolah.

Pihak sekolah tidak mampu menolak ketika para wali murid berkeinginan untuk mensekolahkan anaknya di MIN 1 Bener Meriah. Para wali murid bersikeras dan beralasan bahwa dasar berdirinya sekolah ini di dasari 4 kampung pendukung utama yaitu Kampung Belang Sentang, Kampung Reje Guru, Kampung Bale Redelong dan kampung Pasar Simpang Tiga.

Mereka juga beralasan bahwa dulu kakek neneknya, bapaknya juga sekolah di MIN 1 Simpang Tiga Redelong yang kini telah berasimilasi menjadi MIN 1 Bener Meriah.

Untuk kelangsungan proses belajar mengajar, pihak sekolah terpaksa membagi waktu belajar, antara pagi dan siang. Untuk kelas 1 – 3 belajar dari pukul 07.30 s/d 10.30 Wib. Yang terbagi dalam 10 Rumbel dan setiap rumbelnya terkadang harus di isi dengan 40 orang murid.

Sedangkan untuk kelas 4 – 6 waktu di bagi dalam 9 rumbel, waktu belajar dari pukul 11.00 s/d. pukul 15.00 sore. Jadi rata rata waktu belajar bagi murid MIN 1 Bener Meriah hanya 3 jam dalam seharinya. Pembagian waktu belajar ini terpaksa dilakukan akibat tidak tersedianya ruang belajar (Rumbel) dan juga akibat membludaknya jumlah murid dari MIN 1 Bener Meriah.

Kepala MIN 1 Bener Meriah Amiruddin S.Ag saat di temui di ruang kerjanya MIN 1 Bener Meriah kepada Baranewsaceh.co mengatakan. Kita berharap Pemkab Bener Meriah ikut peduli dan memikirkan persoalan ini. Karena kalau untuk pembangun kembali ruang belajar sudah tidak memungkinkan lagi karena tak ada lagi lahan. Untuk bangunan yang ada saja sudah berlantai dua.

Meski dengan keadaan sekolah yang sedemikian. Kepala MIN 1 Bener Meriah Amiruddin S.Ag mengakui kalau anak didiknya terbilang cerdas. Mungkin ini semua karena adanya peran dan dukungan dari para orang tua di rumah, karena mereka juga memahami kondisi sekolah saat ini.

Sementara menyangkut tenaga pengajar Amiruddin mengatakan tidak ada masalah. Karena menurut penuturannya, saat ini MIN 1 Simpang Tiga Redelong yang telah berubah nomencelator menjadi MIN 1 Bener Meriah, memiliki 23 orang Guru PNS dan 8 orang guru tenaga non PNS. Pungkasnya.(DN).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed