oleh

M Ari Purba: Mengembalikan Hasil Korupsi Tidak Menghapus Pidana

Foto : M Ari Purba, saat dilantik menjadi anggota Peradi beberapa waktu lalu.

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Ternyata, mengembalikan uang hasil dugaan korupsi, tidak menghapuskan pidana pelaku tindak korupsi. Hal itu diungkapkan salah satu praktisi hukum di Kabupaten Gayo Lues, M Ari Purba, via WhatsAppnya, Senin (13/5/2019).

Itu dijelaskan katanya, dalam pasal 4 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang berbunyi “pengembalian kerugian keuangan Negara atau perekonomian Negara tidak menghapuskan dipidananya pelaku tindak pidana korupsi, sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 dan pasal 3 Undang-undang tersebut”.

“Jadi, jangan bangga jika sudah mengembalikan uang hasil dugaan korupsi, sebab niat awal sudah ada untuk berbuat jahat, kecuali kasusnya di SP3 kan,” tegasnya.

Anggota Peradi ini juga menambahkan, dalam penjelasan pasal 4 Undang-undang nomor 31 tahun 1999, dalam hal pelaku tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 dan pasal 3 telah memenuhi unsur-unsur pasal dimaksud, maka pengembalian kerugian keuangan negara atau perekonomian negara, tidak menghapuskan pidana terhadap pelaku tindak pidana tersebut.

“Pengembalian kerugian keuangan negara atau perekonomian Negara, hanya salah satu faktor yang meringankan,” tuturnya.

Purba juga menjelaskan, merujuk pada pasal 2 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 serta penjelasannya, antara lain, diketahui bahwa unsur dapat merugikan negara dalam tindak pidana korupsi, merupakan delik formil.

“Adanya tindak pidana korupsi, cukup dengan dipenuhinya unsur-unsur perbuatan yang sudah dirumuskan, bukan dengan timbulnya akibat. Dengan demikian, suatu perbuatan yang berpotensi merugikan keuangan Negara, sudah dapat dikategorikan sebagai korupsi,” pungkasnya (J.PORANG)

 

News Feed