oleh

Melengkan Meriahkan Acara Halal Bi Halal di Pendopo Bupati Gayo Lues

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Warga Gayo Lues yang tergabung dalam empat kecamatan yakni Kecamatan Terangun, Tripe Jaya, Pining dan Putri Betung Kabupaten Gayo Lues menghadiri acara Halal bi Halal yang diselenggarakan Pemkab Gayo Lues bersama Bupati dan Wakil Bupati serta Forkopimda Kabupaten Gayo Lues, Minggu, (17/06/2018).

Dalam Halal bi halal kali ini ada suasana yang berbeda, pasalnya sebelum kegiatan Halal bihalal Bupati Gayo Lues Disambut Gema Takbir  yang dilantunkan para tamu dari Perwakilan Kecamatan tersebut.

Selanjutnya perwakilan para undangan dari empat Kecamatan itu mengadakan Melengkan, mengingat bahwa seni budaya Melingkan merupakan salah satu warisan dari pada leluhur yang sampai saat ini masih di budayakan oleh masyarakat Gayo Lues, yang merupakan bentuk ucapan dalam bertutur kata sebagai alat interaksi antara satu kelompok dengan kelompok lainnya.

Mengawali acara tersebut mewakili seluruh warga Camat Terangun menyampaiakan ikrar silaturahmi atas nama Masyarakat dari empat Kecamatan kepada Bupati dan seluruh jajarannya karena tidak menutup kemungkinan warganya dalam waktu satu tahun pernah berbuat kesalahan.

Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru dalam sambutannya mengatakan, dirinya dan seluruh jajarannya di Kabupaten Gayo Lues Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H, juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin .

Dalam kesempatan tersebut Bupati H. Muhammad Amru pada sambutannya memberikan pesan pentingnya silahturahmi. Menurut bupati, dengan silahturahmi dapat meningkatkan rasa persaudaraan antar sesama.

H.Muhammad Amru juga mengatakan bahwa dalam kurun waktu kurang lebih Sembilan bulan kami menjadi pimpinan banyak hal yang diharapkan oleh masyarakat, banyak hal yang dijanjikan belum bisa sepenuhnya ditunaikan, karena memang untuk mengukur keberhasilan kedua pimpinan tidak bisa diukur dengan waktu sembil Sembilan bulan.

Lebih-lebih program-program yang disajikan bukan program yang sifatnya instant atau selesai dalam sesaat, ujarnya.

Bupati berharap sebagai pimpinan akan menyelesaikan persoalan syariat Islam,  Mengawali dari program-program itu bupati  telah mengeluarkan intruksi kepada seluruh jajaran Kepala Desa untuk menghimbau masyarakatnya agar magrib sampai Isya jangan dibiarkan anak – anak berkeliaran, perhatikan mereka agar mereka mengaji.

Bupati juga menyampaikan bahwa dia  juga sudah mengintruksikan kepada seluruh jajaran SKPK untuk sama-sama untuk melakukan Subuh, kemudian yang paling mendasar  kita menggaungkan agar kabupaten Gayo Lues tidak cukup dengan julukan Negeri 1000 Bukit, Kita ingin Kabupaten Gayo Lues ini dijuluki dengan 1000 Hafiz, kita usahakan Kurun Waktu lima tahun Kabupaten Gayo Lues harus bisa memilki 1000 Hafiz, jelasnya.

, untuk itu berbagai Program telah kami kucurkan walaupun barang kali program-program itu belum menyentuh semua masyarakat , tapi setidaknya ada perubahan kehidupan baru melihat antusias masyarakat kita untuk memasukkan anaknya menjadi hafiz, jelasnya. Berikut Videonya (NS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed