oleh

Masyarakat Kampung Seneren Kecamatan Pantan Cuaca Keluhkan Maraknya Perambahan Hutan

image_pdfimage_print
Hutan Kawasan TNGL/net

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Masyarakat Kampung Seneran Kecamatan Pantan Cuaca Kabupaten Gayo Lues mengeluhkan aksi perambahan hutan dan  pembalakan hutan liar yang terletak di Alur Aih Nangka tepatnya di hutan Rejewali sehingga meminta aparat penegak hukum bertindak tegas.

“Kalau membuka lahan untuk kebun ada aturannya, tapi pembalakan hutan yang saat ini terjadi sudah memasuki hutan lindung yang merupakan sumber air yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kampung Seneren untuk air sawah, Air minum, serta air untuk kebutuhan mandi, kata Zakaria yang merupakan pengulu Kampung Seneren, Minggu, (09/09/2018).

Menurut Zakaria, perambahan hutan di sekitar desa Seneren Kecamatan Pantan Cuaca Kabupaten Gayo Lues sudah mencapai puluhan hektare.

Maka dari itu kami atas nama masyarakat Kampung Seneren Kecamatan Pantan Cuaca Kabupaten Gayo Lues, mengharapkan agar dari pihak yang berwajib dapat mengatasi penebangan hutan lindung Reje Wali tersebut, ujarnya.

Dia juga mengatakan akibat yang kami khawatirkan akan terjadinya longsor serta kekeringan air, kami dari masyarakat mengharapkan agar pihak yang berwajib (Kehutanan) ataupun lembaga yang berwenang agar sudi kiranya untuk terjun ke lokasi untuk melihat kondisi yang sangat parah saat ini, jelas Zakaria.

Dari pantauan kami selama ini salah satu orang yang diduga melakukan penebangan liar tersebut salah satunya masyarakat dari Kecamatan Kutapanjang Kabupaten Gayo Lues, kata Zakaria.

“Kami minta aparat penegak hukum bertindak tegas untuk mengatasi pembalakan hutan lindung diwilayah kami, masa depan Kampung Seneren Kecamatan Pantan Cuaca Kabupaten Gayo Lues menurut Zakaria sangat bergantung pada kelestarian hutan  lindung Reje Wali, pinta Zakaria. (ABDIANSYAH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed