oleh

Mahasiswa KKN di Kabupaten Gayo Lues : Ini Sambutan Said Sani


Gayo Lues Baranewsaceh – Acara penyambutan Mahasiswa KKN Unsyiah Banda Aceh di Kabupaten Gayo Lues Tahun 2018, sebanyak 2122 orang Mahasiswa bertempat di Lapangan Kampus PSDKU Unsyiah Blangnangka Desa Sekulen Kecamatan Blangjerango Kabupaten  Gayo Lues.

Acara tersebut di hadiri, Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani, Dandim 0113, Gayo Lues  Letnan Kolonel Inf Muhammad Faizal Nasution, S. IP, Ketua DPRK Gayo Lues  Ali Husin, Sekdakab Gayo Lues H. Thalib S. Sos M. AP, Wakil Rektor Unsyiah Banda Aceh  Dr. Ir. Alfiansyah Yulianus Bc, wakil Ketua Pengadilan Blangkejeren  Azwar SH. MH, Kabag Ops Polres Gayo Lues  Kompol Masri, Para SKPK Gayo Lues, Danpos Ramil Blangjerango Pelda Wagiman, Batuud Koramil 03, Blangkejeren  Serma Nurdin, Para Camat Se-Kabupaten Gayo Lues, Para Geuchik Se-Kabupaten Gayo Lues, Para Dosen Pembimbing dan  Para Mahasiswa KKN Unsyiah Banda Aceh. Minggu (8 JULI 2018).

Dihadiri sebanyak 2122 orang Mahasiswa bertempat di Lapangan Kampus PSDKU Unsyiah Blangnangka Ds. Sekulen Kec. Blangjerango Kab. Gayo Lues. Sekdakab Gayo Lues H. Thalib S. Sos M. AP, Wakil Rektor Unsyiah Banda Aceh  Dr. Ir. Alfiansyah Yulianus Bc, wakil Ketua Pengadilan Blangkejeren Azwar SH. MH, Kabag Ops Polres Gayo Lues  Kompol Masri, Para SKPK Gayo Lues, Danpos Ramil Blangjerango  Pelda Wagiman, Batuud Koramil 03, Blangkejeren  Serma Nurdin, Camat Se-Kabupaten Gayo Lues, Pengulu Se-Kabupaten Gayo Lues, Dosen Pembimbing dan Mahasiswa KKN Unsyiah Banda Aceh.

sambutan Rektor Unsyiah Banda Aceh”, saya berharap kepada Mahasiswa Unsyiah yang melaksanakan KKN untuk menjaga nama baik Almamater Unsyiah angkatan 15 serta menjunjung tinggi adat istiadat di Kabupaten Gayo Lues sehingga kedatangan kalian dapat diterima baik oleh masyarakat.

Untuk para Pengulu/Geuchik kami meminta agar dapat membimbing atau mengarahkan Mahasiswa kami untuk dapat melaksanakan tugasnya supaya Mahasiswa tersebut membawa kemajuan dan kemakmuran bagi penerus generasi selanjutnya”, pintanya.

Perwakilan Mahasiswa Unsyiah Banda Aceh Edwin Efendi Jaya Siregar Mengatakan”, terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Gayo Lues sehingga kami dapat diterima dan sudah disambut baik dalam pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Kabupaten Gayo Lues ini.

Saya yakinkan bahwa kami akan melaksanakan kegiatan kami ini dengan semaksimal mungkin serta berkoordinasi dengan para perangkat desa dan membantu masyarakat untuk memajukan Desa di Kabupaten Gayo Lues”, ungkapnya.

Perwakilan Pengulu Desa Penampaan Toa Kecamatan Blangkejeren Kabupaten  Gayo Lues  H. M. Nasir antara mengatkan”, kami atas nama para Geuchik sebanyak 145 Desa Se-Kabupaten Gayo Lues saya mengucapkan selamat datang buat para anak kami semua di Kabupaten Gayo Lues ini.

Buat para anak kami yang nantinya akan melaksanakan praktek di Desa, ikuti semua arahan yang sudah diberikan para Dosen di Kampus Unsyiah Banda Aceh. Untuk semua fasilitas yang ada di Desa sudah disediakan walaupun nantinya ada kekurangan akan tetapi kami sudah menyiapkan fasilitas tersebut dengan sepenuh hati”, katanya.

Wakail Bupati Gayo Lues H. Sai Sani dalam sambutanya mengatakan”, Pada kesempatan ini, Saya atas nama Pribadi, Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gayo Lues, mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas kepercayaan bapak Rektor Universitas Syiah Kuala Banda Aceh yang telah menempatkan para Mahasiswa untuk mengabdi kepada masyarakat di 11 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Gayo Lues.

Dengan kehadiran Mahasiswa, diharapkan dapat membantu menunjang pembangunan dalam berbagai sektor di Kabupaten ini. Kami sadar, bahwa kehadiran para tamu kami di kabupaten Gayo Lues ini sangatlah melelahkan, Perjalanan yang cukup panjang dan jalan yang berliku disertai tanjakan yang menantang, namun kiranya hal ini dapat menjadi kenangan.

Melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan Para Mahasiswa Unsyiah Banda Aceh ini diharapkan dapat ikut membantu mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat, diantaranya ikut serta mengatasi masalah kemiskinan di masyarakat melalui pemberdayaan keluarga kurang mampu sesuai dengan Tema KKN ” Melalui Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Universitas Syiah Kuala kita realisasikan percepatan pembangunan desa dan peningkatan Ekonomi masyarakat Kabupaten Gayo Lues”, ungkapnya.

Mahasiswa sebagai agen pembaharuan harus mampu memposisikan dan menyesuaikan diri dengan masyarakat selama mengikuti KKN, karena mahasiswa dapat berperan sebagai pemberi Informasi, motivator, penghubung antar sistem atau fastlitator. Peran ini tidak mudah, karena permasalahan di masyarakat sangat kompleks dan beragam sebagai dampak perkembangan ilmu selanjutnya yang perlu kami tekankan bahwa mahasiswa akan berkecimpung dan berhadapan langsung dengan masyarakat, hendaknya Mahasiswa – Mahasiswa dapat menggunakan metode komunikasi yang tepat dan santun, sesuai dengan Adat-Istiadat Masyarakat setempat.

Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). saya juga mengharapkan bahwa dalam melalui kuliah kerja nyata (KKN) yang dilaksanakan para Mahasiswa Unsyiah Banda Aceh ini diharapkan dapat ikut membantu mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat, diantaranya ikut serta mengatasi masalah kemiskinan di masyarakat melalui pemberdayaan keluarga kurang mampu sesuai dengan tema KKN “, melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata Universitas Syiah Kuala kita realisasikan percepatan pembangunan.

Pelaksanaan KKN ini hendaknya tidak keluar dari koridor aturan dengan senantiasa memperhatikan rambu-rambu yang telah ditetapkan oleh pihak universitas, dan melakukan koordinasi dengan muspika Kecamatan dimana Mahasiswa Melaksanakan KKN sebagai kaum intelektual dan pembaharu, saya merasa gembira karena dengan Kuliah Kerja Nyata ini sedikit banyak akan membantu meningkatkan pengetahuan, ikut mencerdaskan dan mensejahterakan masyarakat. Oleh karena itu pada kesempatan ini saya berharap kepada para Mahasiswa Unsyiah yang akan mengadakan Kuliah Kerja Nyata, dapat melakukan identifikasi masalah yang ada dalam masyarakat.

Hal tersebut dapat menjadi bahan masukan bagi Pemerintah Kabupaten Gayo Lues untuk perbaikan di masa mendatang. Disamping itu, diharapkan pula para mahasiswa juga dapat membantu mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat, salah satunya dengan melakukan pemberdayaan potensi masyarakat kampung setempat”, tambah Said Sani.(J.porang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed