Kunker ke Kp. Tingkem, Masyarakat Antusias Sambut Bupati dan Wakil Bupati

by

Gayo Lues Baranewsaceh. Co – Gayo Lues – Bupati H. M. Amru dan Wakil Bupati H. Said Sani melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kp. Tingkem Kecamatan Blangjerango pada Senin (27/11/17) bertempat di lapangan SD Kp. Tingkem.

Hadir juga disana Ketua DPRK H. Ali Husin, SH beserta anggota, Sekdakab H Thalib, S. Sos. M. Ap, Kasdim 0113/ Gayo Lues Mayor Inf Iman Sukoco, S. Ag, Kapolres Gayo Lues AKBP Drs. Eka Surahman, S. Ik, Kasi Pidum Kejari Gayo Lues Rajeskhana, SH, SKPK, para Camat, Ketua TP PKK Gayo Lues Hj. Hartati Amru beserta anggota, Kepala. BNN Aceh Brigjen Pol Drs. Faisal Abd. Naser, MH, dan Kepala BNNK Gayo Lues Drs. Syamsul Bahri.

Sambutan Wakil Bupati lebih fokus kepada penerapan syariat islam di Gayo Lues dan menjaga lingkungan agar tetap seimbang sehingga bencana seperti banjir dan longsor dapat dikurangi. Selain itu narkoba di Gayo Lues harus dibasmi secara serius dengan melibatkan semua unsur, baik pemerintah, BNN maupun masyarakat. Namun yang tidak kalah pentingnya adalah penghasilan masyarakat harus terjamin sehingga populasi ganja dan narkoba lainya tidak mudah masuk dan berkembang.

” Salah satu yang akan diusahakan adalah sentra kebun kopi di Kecamatan Blangjerango sekaligus sebagai andalan Wisata Gunung Louser.,”. Kata wabup.

Sementara itu, disela-sela sambutanya bupati lebih khawatir kepada merajalelanya narkoba di Gayo Lues. Menurutnya Kabupaten Gayo Lues penghasil ganja terbaik didunia.

Ganja memiliki kontribusi memiskinkan Gayo Lues, oleh karena itu harus ada program mengantisipasinya. Bekerjasama dengan BNN mengalihkan tanaman ganja ke tanaman kopi dengan jumlah lahan tidak terbatas.

Namun diminta jangan menipu, jangan membodohi diri sendiri, mari jujur dalam usaha. Jangan mengakali pemda dengan menjual semua bentuk bantuan dari pemerintah. Selain berdosa Itu sama dengan memelihara kesengsaraan bagi orang lain.

” Tunjukan keseriusan maka pemda akan membantu. Jangan main kucing-kucingan atau saling menyalahkan. Bantuan bibit tanaman yang diberikan hingga saat ini kalau dihitung-hitung sudah tidak ada tempat lagi untuk ditanam. Namun faktanya tanaman itu sekarang tidak ada, kemana perginya,”. Timpal bupati.

Terkhusus bicara narkoba,  ganja ditukar dengan sabu untuk dihisap. Ini sudah sangat mengkhawatirkan. Untuk itu kepada  orangtua agar kiranya menjaga dan membina anak-anaknya supaya terhindar dari narkoba. Salah satu solusinya adalah mengarahkan anaknya ke pengajian sehingga kedepan akhlak masyarakat menjadi lebih islami.

” Kami ingin membina generasi kita, lakukan penggodokan hafids alquran sehingga Gayo Lues kedepan bukan saja dikenal sebagai negeri seribu bukit, akan tetapi sebagai negeri seribu hafids dan negeri seribu dai. Setiap satu desa minimal menyiapkan 20 calon hafids,”. Tambah bupati.

Bupati mengingatkan pengulu agar membuat program penghijauan di hulu sungai agar sekiranya di waktu hujan tidak banjir dan di waktu kemarau tidak kekeringan. Ekonomi masyarakat pun dapat terpelihara, lingkungan terjaga, dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

Usai acara turut dipersembahkan, Tari Saman anak-anak kp. Tingkem, Tari Bines anak-anak, dan Tari Bines anak remaja yang penampilanya sangat menghibur. (Gunawan Arya)