oleh

Ketua DPC. PKB Aceh Tengah Sesalkan Sikap Ketua Dewan Terkait Usulan PAW

Aceh Tengah Baranewsaceh.co – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah terkesan lamban dan mengabaikan surat persetujuan Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Aceh Tengah

Hal tersebut disampaikan Ruhdi Sara selaku Ketua DPC Partai PKB Aceh Tengah kepada Baranewsaceh.co di Kantor DPC Partai PKB  di Jalan Sengeda Kampung Nunang Antara kecamatan Bebesen Aceh Tengah. Selasa (03/07).

Ruhdi sara yang didampingi sekertaris partai PKB Aceh Tengah Sukurdi, juga menerangkan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat usulan untuk melakukan PAW kepada ketua dewan sebanyak dua kali, namun surat tersebut hingga saat ini belum digubris dan di tanggapi.

Surat permohonan PAW pertama yang ditujukan kepada ketua DPRK Aceh Tengah pada tanggal 13 April 2018 dengan nomor No 07/DPC-03/VI/A.1/IV/2018 yang ditandatangani ketua DPC PKB Aceh Tengah Ruhdi Sara. “Kami menunggu jawabannya, namun sampai hari ini belum juga di tindaklanjuti. ucapnya.

Selanjutnya DPC PKB Aceh Tengah juga telah mengirimkan surat konfirmasi tentang proses penggantian Antar Waktu PAW atas nama Hamzah Tun AR yang di tujukan kepada Ketua DPRK Aceh Tengah dengan nomor 09/DPC-03/VI/A.1/V/2018 tanggal 21 Mei 2018.

“Namun pengajuan tersebut juga tidak diproses oleh Ketua DPRK Aceh Tengah, sehingga memunculkan dugaan seperti ada pembiaran dan menghalangi proses PAW dari Partai PKB”, terangnya.

Selain proses persetujuan PAW yang dilayangkan melalui tulisan, pihaknya juga sempat menghubungi Ketua Dewan Via Handphone namun tidak direspon.

“Ditelpon tidak diangkat, seharusnya ditelpon balik atau dikonfirmasi tentang surat yang kami layangkan” jelasnya.

Hingga saat ini pihak Partai belum menerima informasi apapun dari DPRK Aceh Tengah baik secara lisan maupun secara tulisan dan pihaknya telah berusaha semaksimal mungkin untuk mendapat jawaban resmi dari Pihak DPRK.

Dengan penuh nada tanya Ruhdi Sara mengatakan, Apakah Ketua DPRK Aceh Tengah mempunyai alasan lain selain MD3,” ungkap Ruhdi Sara dengan nada sedikit kesal.

DPC. PKB Aceh Tengah mengusulkan PAW anggota DPRK atas nama Hamzah Tun dari keanggotaannya sebagai Anggota DPRK sisa masa jabatan periode 2014 – 2019. Sementara alasan di lakukannya PAW terhadap Hamzah Tun Anggota DPRK Aceh Tengah menurut Ruhdi Sara dikarenakan yang bersangkutan tidak mengindahkan ketentuan dari Partai PKB.

Sebelumnya DPC PKB telah memberikan surat peringatan pertama, kedua, dan ketiga kepada yang bersangkutan, dan hal tersebut juga telah ditindak lanjuti dengan persidangan dikantor DPP PKB Jakarta antara Hamzah Tun dengan Ketua DPC PKB Kabupaten Aceh Tengah yang dipimpin oleh Marwan Dasopang.

Selanjutnya Persetujuan penggantian Antar Waktu Anggota DPRK Aceh Tengah dari PKB Atas Nama Hamzah Tun. MR adalah instruksi dari DPP PKB dengan nomor 26007/DPP-03/VI/A.1/IV/2018 tanggal 06 April 2018 yang ditandatangani oleh H. A. Muhaimin Iskandar”, jelasnya

Ketua DPC Partai PKB Aceh Tengah, Ruhdi Sara juga mengatakan, PAW tersebut berdasarkan Undang-undang RI No. 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD, MD3 pasal 405 ayat 2 huruf e dan pasal 406 ayat 1 huruf e.

mengenai waktu yang diatur pada pasal 406 ayat 2 paling lama tujuh hari sejak diterimanya usul pemberhentian sebagaimana yang dimaksud pada ayat 1, pimpinan DPRD  Kabupaten/kota menyampaikan usul pemberhentian anggota DPRD kabupaten/kota kepada Gubernur melalui Bupati/walikota untuk memperoleh peresmian pemberhentian. Kita berharap semoga Ketua DPRK Aceh Tengah cepat memproses surat yang kami layangkan,” tutupnya.

Sampai berita ini diterbitkan ketua DPRK Aceh Tengah, Ansyaruddin Syarifudin Naldin belum bisa di hubungi untuk mendapatkan jawaban resmi sebagai Ketua DPRK Aceh Tengah. Sempat beberapa kali di hubungi via nomor Handphone nya namun tidak aktif dan saat dikonfirmasi yang bersangkutan tidak berada di Kantor Dewan.(DN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed